Tampilkan postingan dengan label Memulai Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Memulai Bisnis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Oktober 2016

Kumpulan Investor (VC) Yang Siap Memodali Bisnis StartUp Kamu

Kumpulan Investor (VC) Yang Siap Memodali Bisnis StartUp Kamu – Bisnis tanpa kehadiran investor memang sangat sulit dilakukan, walaupun ada beberapa orang sukses berbisnis tanpa bantuan investor (VC = Venture Capital), tapi kehadirannya ini jelas akan mempermudah kamu dalam berbisnis, lebih hemat waktu, dan kebanyakan lebih efektif. Di indonesia sendiri, ada banyak bisnis startup yang dibantu oleh Venture Capital, semisal Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan masih banyak lagi.

Kalau kamu juga punya bisnis dan perlu suntikan modal, kamu pun dengan mudah bisa mencari para investor tersebut untuk memodali bisnis kamu, asalkan bisnis yang kamu rintis memiliki kreatifitas, keunikan, dan target pasar jelas, sudah tentu para investor tersebut sangat bersedia memberikan dananya. Di sini besaran dananya gak tanggung-tanggung ya, mulai dari ratusan juta hingga ratusan miliar, bahkan ada investor/venture capital yang bersedia memberikan dana lebih dari 1 Triliun.

Besaran dana yang akan diberikan memang tergantung dengan sejauh mana bisnis startup kamu berkembang, semakin berkembang maka semakin besar pula dana yang akan diberikan. Dan perlu kamu tau, tidak semua investor mau dan mampu memberikan dana besar, begitu pula tidak semua investor mau memberikan dana kecil, mereka biasanya memiliki spesialisasi tahapan investasi sendiri-sendiri.

Nah, bagi kalian yang bener-bener sedang membutuhkan investor untuk memodali bisnis startupnya, list kumpulan investor di bawah ini mungkin bisa kamu coba, berikut ini listnya:

Kumpulan Investor (VC) Yang Siap Memodali Bisnis StartUp Kamu

East Ventures
East Ventures merupakan venture capital yang dipimpin oleh Willson Cuaca, Batara Eto, Chandra Tjan, dan Taiga Matsuyama. Investor ini menyediakan dana yang besar untuk para pebisnis startup, mulai dari tahapan investasi Seed, Seri A, Seri B, Seri C, hingga Seri D.

Apa itu Seed, Seri A, Seri B, Seri C, dan Seri D? Itu merupakan tahapan investasi (besaran dana yang diberikan), lebih lengkapnya baca disini: 5 jenis tahapan investasi bagi bisnis startup.

Diketahui, East Ventures ini sangat aktif dalam memberikan dana kepada beberapa pebisnis startup di indonesia dan Singapore yang saat ini sudah memiliki nama besar, beberapa di antaranya pernah diberikan kepada Traveloka, Tokopedia, Redmart, AppsFoundry, PriceArea, Nightspade, BerryBenka, Bilna, dan UrbanIndo.

Cyber Agent Ventures
Cyber Agent Ventures merupakan perusahaan investasi asal jepang yang dipimpin oleh Takahiro Suzuki dan Steven Vanada. Sama halnya dengan East Ventures, Cyber Agent Ventures juga mampu memberikan pendanaan investasi hingga Seri D.

Kendati berasal dari Jepang, namun Venture capital ini juga memiliki kantor cabang di Jakarta, dan diketahui cukup aktif dalam memberikan modal kepada pebisnis startup di Indonesia. Beberapa di antaranya yang pernah disuntik dana oleh Cyber Agent Ventures adalah Kurio, HarukaEdu, e-commerce perlengkapan bayi Bilna, perusahaan game Touchten Studios, e-commerce fashion VIP Plaza, dan marketplace online Tokopedia.

Emtek Group
Emtek Group merupakan perusahaan asal indonesia yang fokus utamanya bergerak di bidang media. Ada beberapa brand yang ada di bawah naungannya, seperti Lakupon, NexMedia, SCTV, Indosiar, dan O Channel. Saat ini, PT. Elang Mahkota Teknologi disingkat EMTEK, juga fokus memberikan dana kepada para pebisnis startup, beberapa diantaranya yang pernah didanai adalah Bukalapak, Bobobobo, dan Kudo. Tidak diketahui secara pasti berapa besaran dana yang diberikan, namun menurut kabar dana yang diberikan adalah investasi tahap Seri A.
Advertisement


Rebright Partners
Rebright Partners adalah perusahaan yang dipimpin oleh Takeshi Ebihara dan berbasis di Singapore dan Jepang, serta saat ini telah memberikan dana kepada pebisnis startup di beberapa negara termasuk 6 negara di Asia Tenggara, salah satunya adalah Indonesia.

Rebright Partners fokus pada pendanaan tahap awal, yaitu Seed dan Seri A. Di indonesia sendiri, startup yang pernah tercatat didanai olehnya adalah Qraved, AturDuit, IndoTrading, dan AdsKom.

IMJ Investment Partners
Pada awalnya, IMJ Investment Partners hanya fokus berinvestasi pada bisnis startup di Amerika dan Jepang saja. Namun sekarang telah hadir di Indonesia dan tercatat terlibat pada beberapa pendanaan investasi. Sama halnya dengan Rebright Partners, IMJ Investment Partners lebih fokus pada pendanaan tahap Seed dan Seri A saja.

IMJ Investment Partners dipimpin oleh Yuji Horiguchi dan Yasuhiro Seo. Di Indonesia sendiri kedudukannya ada di Jakarta, dan telah berinvestasi pada beberapa startup, di antaranya adalah Urbanindo, iMoney, 8Villages, Bukalapak, dan Klik-eat.

Convergence Ventures
Ini merupakan perusahaan Venture Capital yang didirikan oleh Adrian Li and Donald Wihardja, dan merupakan bagian dari Bakrie Group. Convergence Ventures juga fokus pada investasi tahap Seed dan Seri A dengan menyediakan dana lebih dari 300 Miliar rupiah. Sampai saat ini, bisnis startup yang pernah disuntik dana adalah IndoTrading, Qraved, MalesBanget, dan Female Daily Network.

Gree Ventures
Gree Ventures adalah venture capital asal jepang yang fokus pada pendanaan hingga Seri D dengan menyediakan dana lebih dari 650 Miliar rupiah. Perusahaan ini dikepalai oleh Yusuke Amano, Tatsuo Tsutsumi, dan Naoki Aoyagi.

Hingga saat ini, ada beberapa perusahaan startup yang telah didanai oleh Gree Ventures, diantaranya adalah PriceArea, Urbanindo, Luxola, Bukalapak, Berrybenka dan Kudo.

Ideosource
Ideosource dipimpin oleh Andi S. Boediman, Soegianto Wiyono Sugialam, dan Edward Ismawan Chamdani, mereka semua adalah orang-orang berpengalaman di bidang teknologi di Indonesia. Sampai saat ini, Ideosource fokus investasinya pada tahapan Seed dan Seri A dengan menyediakan dana sebesar 13 Miliar rupiah.

Beberapa startup yang pernah didanai oleh Ideosource adalah PasarMinggu, Kelir TV, Female Daily Network, Orori, TouchTen, Saqina dan Kark.

Masih Banyak Lagi
Selain investor dan venture capital di atas, masih ada banyak lagi kumpulan investor yang siap memodali bisnis startup kamu, di antaranya adalah Transcosmos, Golden Gate Ventures, Angel Investment Network Indonesia (ANGIN), Aucfan, Mountain Kejora Ventures, SB-ISAT, Monk’s Hill Ventures, dan Skystar Capital. Perusahaan-perusahaan venture capital ini telah tercatat pernah mendanai bisnis startup di Indonesia.

Selain mencari investor lewat Venture Capitals di atas, kalian juga bisa mencarinya dengan cara lain, lho. Selengkapnya baca di sini: Cara mencari investor untuk memodali bisnis kamu.
----
Oke, itulah list kumpulan investor (venture capital) yang siap memodali bisnis startup kamu. Semoga artikel di atas bermanfaat dan membantu kamu menemukan investor terbaik. Jangan lupa share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.

Minggu, 17 Juli 2016

Begini Cara Mencari Investor Untuk Memodali Usaha/Bisnis Kita

Begini Cara Mencari Investor Untuk Memodali Usaha/Bisnis Kita – Halo para pengusaha, sedang bingung cari modal untuk ekspansi bisnisnya ya? Memang perlu diakui bahwa modal merupakan salah satu hal terpenting dalam ekspansi maupun ketika memulai suatu usaha, dan salah satu cara paling ampuh untuk mendapatkan modal adalah dengan mencari investor. Tapi sayangnya, mencari investor tidak semudah membalikkan tangan.

Yap, betul, mencari investor memang gampang-gampang susah, perlu tempat dan cara yang tepat untuk menemukannya, serta kamu juga memerlukan sedikit keberuntungan untuk mendapatkan investor seperti yang diinginkan. Tapi jangan khawatir, kamu pasti bisa menemukan seorang investor dambaanmu.

Mencari investor akan lebih mudah jika sebelumnya kamu sudah merintis usaha yang ingin dikembangkan tersebut, khususnya investor professional. Lalu gimana jika saya belum memiliki usaha, mungkinkah investor professional tertarik? Tentu, masih sangat mungkin, tapi ya itu tadi, sedikit sulit, akan jauh lebih mudah jika kamu mengajak seorang investor amatir.

Sebelum pembahasan masuk pada intinya, saya ingin memberikan gambaran terlebih dahulu tentang investor professional VS investor amatir. Berikut sedikit gambaran tentang kedua kelas investor tersebut:

Sebelumnya, baca juga: Cara-cara mendapatkan modal usaha.

Cara Mencari Investor Untuk Memodali Usaha/Bisnis Kita

Investor Profesional VS Investor Amatir
Yang dimaksud dengan investor professional adalah investor yang benar-benar sudah terlatih dalam menginvestasikan modalnya untuk sebuah usaha, mereka siap rugi dan siap untung karena bagi mereka hal tersebut sudah biasa, tapi jangan dikira kamu bisa menipu mereka, jelas mereka memiliki analisis yang tajam dan mendalam sebelum memutuskan untuk menginvestasikan dananya, walaupun siap rugi tentu saja mereka memprioritaskan keuntungan. Jika suatu usaha dinilai tidak berpotensi memberikan keuntungan yang besar, mereka tidak akan memberikan dananya. Selain itu, kemampuan modalnya pun sudah sangat besar, jadi investor macam ini sangat cocok kamu incar jika kebutuhan modalmu cukup besar.

Sedangkan investor amatiran adalah investor yang belum terlatih, ini banyak kamu temui di lingkungan sekitar, bisa teman, keluarga, tetangga, dan sebagainya. Biasanya mereka tidak memiliki dana yang besar alias kecil-kecilan namun sangat cocok jika kamu sedang ingin memulai usaha dan jumlah modalnya tidak terlalu besar. Tapi ingat pula, terkadang investor amatir tidak siap rugi, jadi pastikan bahwa mereka paham akan resiko investasi agar dikemudian hari tidak timbul masalah rumit.

Nah itulah sedikit gambaran tentang investor pro VS investor amatir, semuanya baik tinggal disesuaikan dengan kebutuhan modal kamu saja. Setelah paham akan dua kelas investor di atas, lalu bagaimana cara mencari investor untuk memodali usaha? Oke oke, ini yang ditunggu-tunggu, langsung saja berikut ulasannya.

Mengajak Investor Amatir Dengan Cara Aman
Seperti yang saya sebut di atas, investor amatir seringkali tidak siap rugi dan hanya ingin mendapatkan untung saja karena dana mereka terbatas, sehingga sekali modal mereka keluar maka inginnya mendapat keuntungan. Padahal kita tahu, dunia investasi dan bisnis dipenuhi risiko yang begitu besar, hari ini untung besok pagi pun kita bisa bangkrut.
Advertisement


Nah, untuk mengakali kondisi seperti ini, kamu cukup memberikan pemahaman yang memadai serta buatlah perjanjian bisnis untuk mengikat persetujuannya. Pastikan bahwa semua risiko dan potensi keuntungannya kamu jelaskan sedetail mungkin, dan tuangkan ke dalam kontrak bisnis bermaterai 6000 yang memiliki kekuatan hukum.

Baca: Tips membuat kontrak bisnis.

Tapi bagaimanapun, kamu juga tidak boleh asal mengajak teman untuk menjadi investor, bukan berarti teman dekat lalu diajak berinvestasi, tapi akan lebih baik jika kamu mengajak teman atau orang disekitarmu yang menyukai dunia investasi dan bisnis, terutama jika kamu menginginkan investor tersebut ikut mengelola bisnis, maka sangat lebih baik mengajak orang yang memiliki minat berbisnis.

Ada dua pilihan sih sebenarnya dalam mengelola usaha ketika kamu memiliki investor, yaitu ingin si investor tersebut ikut mengelola bisnis atau tidak. Kalau kamu perlu bantuan maka cukup ajak si investor tersebut ikut mengelola (jika mau, tergantung perjanjian di awal), tapi kalau kamu suka sendiri dan lebih merasa leluasa, maka lakukanlah sendiri dan buat perjanjian bahwa investor tidak ikut mengelola. Ingat, mengelola bukan berarti menentukan kebijakan perusahaan, ini tergantung berapa besar persentase kepemilikanmu dan investor, untuk lebih jelasnya silahkan baca “Cara mendapatkan modal” pada link di atas (Berlaku untuk investor amatir dan investor professional).

Ikut Dalam Pameran dan Lomba Bisnis
Nah, cara ini merupakan cara yang ampuh dalam mencari investor untuk memodali usahamu. Ketika bisnismu sudah berjalan cukup lama dan perlu modal untuk mengembangkannya, maka ikutlah dalam event pameran bisnis, di event seperti ini banyak ditemui investor yang sedang mencari konsep bisnis untuk digelontori dana. Selain itu, di pameran bisnis kamu juga dapat menjalin kerjasama-kerjasama bisnis dan menjalin network. Untuk biaya ikut pameran sendiri sangat bervariasi, ada yang gratis adapula yang harus membayar bahkan samapi jutaan.

Jika kamu baru aja akan memulai usaha, walaupun mungkin bisa juga ikut pameran tapi mungkin akan sedikit kesulitan, nah alternatifnya adalah dengan mengikuti lomba-lomba bisnis. Lomba seperti ini sering banget diadakan oleh kampus-kampus, pemerintah daerah, dan bahkan oleh perusahaan-perusahaan nasional, jadi ini merupakan kesempatan yang baik untuk memperkenalkan konsep bisnismu kepada para investor. Biasanya, juri dari lomba merupakan investor, atau setidaknya memiliki network antar investor, maka di sinilah kesempatanmu membuka akses kepada mereka. Selain itu, para investor sendiri juga sering terjun langsung untuk ikut mengamati jalannya lomba guna mencari konsep bisnis yang mereka anggap potensial.

Gabung di Komunitas Bisnis
Ketika kamu mengikuti pameran dan lomba bisnis, sangat mungkin bagimu untuk bertemu dengan sebuah komunitas dengan industry yang sama, atau setidaknya industry yang berkaitan. Ikut aja komunitas tersebut untuk memperluas jaringan, jaringan itu sangat penting dalam dunia bisnis, enggak hanya untuk mencari investor, tapi juga untuk mencari supplier, perbandingan kualitas, dan sebagainya.

Untuk gabung di komunitas enggak harus melalui pameran dan lomba, bisa juga kamu mencarinya sendiri di kotamu, cobalah untuk searching di Google komunitas di industry tertentu, atau bisa juga melalui media social seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain.

Promosikan Bisnismu di Blog Ini, Gratis!!!
Blog ini perhari dikunjungi oleh ribuan peselancar internet yang membutuhkan referensi bisnis dan investasi, bukan robot tapi real manusia, jadi blog ini patut kamu coba sebagai media promosi. Kebetulan saya lagi baik nih, kalau kamu berminat, kamu bisa mempromosikan bisnismu di sini. Tapi, saya hanya menerima promosi dalam bentuk artikel, bukan banner dan sebagainya.

Jadi kalau kamu berminat mencari investor dengan promosi melalui blog saya ini, silahkan buat gambaran dan konsep bisnismu dalam artikel, sedetail mungkin termasuk potensi keuntungan, risiko rugi, persaingan pasar, rencana pemasaran, gambaran produksi, perencanaan biaya, dan sebagainya. Setelah artikel jadi, silahkan hubungi saya melalui form kontak di menu atas, akan saya respon secepat mungkin, dan ini saya jamin gratis-tis-tis. Minat?

Selanjutnya: 5 cara berjualan dan marketing yang salah serta tidak profesional, hindari ini!
----
Oke ya, itulah beberapa cara mencari investor untuk memodali usaha/bisnis kamu. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan saya harap usaha kalian segera mendapatkan investor yang diinginkan. Salam sukses dan sampai jumpa.

Minggu, 27 Maret 2016

Syarat dan Tahapan Mendaftarkan Merk Dagang Di Ditjen HKI

Syarat dan Tahapan Mendaftarkan Merk Dagang Di Ditjen HKI – Mendaftarkan merk dagang adalah suatu planning yang baik bagi pengusaha untuk melindungi kekayaan intelektual berupa merk dagang yang dimilikinya. Dengan merk dagang yang sudah terdaftar, para pengusaha tidak perlu risau akan adanya produk dengan merk dagang sama dikemudian hari. Jika kamu berpikiran panjang, mendaftarkan merk dagang dengan segera adalah suatu keharusan untuk mengantisipasi sengketa di masa yang akan dating. Daripada besok repot dan mengancam eksistensi bisnis kamu, mending sekarang mulai mendaftarkan merk dagang yang kamu miliki.

Kamu sendiri pasti bisa membayangkan, gimana jadinya jika suatu saat muncul produk milik pengusaha lain dengan nama atau merk dagang yang sama persis dengan milik kamu? Mau mengklaim? Yakin bisa menang, kan kamu tidak punya bukti bahwa itu adalah merk dagang kamu. Apalagi jika sudah bertahun-tahun kamu menggunakan merk dagang tersebut dan sudah susah payah memasarkannya, parahnya lagi jika merk dagang kamu itu sudah dikenali banyak orang, rugi banget bos..

Sudah jatuh bangun, keringat terkuras, dana besar dikeluarkan, hanya untuk membuat produk dan merk dagang kamu terkenal, tapi kok tau-tau ada produk baru yang menggunakan merk sama persis, langsung terkenal dong produk tersebut tanpa usaha. Dalam artian cuma numpang eksistensi merk kamu saja, kamu mau seperti itu? Tentu tidak dong, oleh karena itu, mulai sekarang rencanakanlah untuk mendaftarkan merk dagang di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI).

Dengan merk dagang kamu yang sudah terdaftar, kamu punya bukti untuk mengklaim bahwa merk tertentu memang milik kamu, jika suatu saat ada merk yang sama, tinggal kamu tendang aja tuh produk. Tak perlu risau, merk dagang sudah terlindungi dengan aman.

Syarat dan Tahapan Mendaftarkan Merk Dagang Di Ditjen HKI

Mendaftarkan merk dagang memang membutuhkan biaya, tapi biaya itu tak ada artinya karena ini untuk mempertahankan eksistensi bisnis yang kamu rintis, jadi enggak ada ruginya untuk mendaftarkannya. Nah, bagi kamu yang ingin segera mendaftarkan merk dagang, berikut ini saya ulas syarat dan tahapannya.

Sebelumnya, baca juga: Tips mengembangkan usaha menjadi besar.

Syarat Mendaftarkan Merk Dagang Di Ditjen HKI
Berikut ini saya salinkan syarat-syarat mendaftarkan merk dagang di Ditjen HKI:

Formulir Permohonan Pendaftaran Merek diketik dalam 4 (empat) rangkap oleh pemohon atau kuasa terdaftar sebagai Konsultan HKI di Direktorat Jenderal dalam bahasa Indonesia di tujukan ke Direktur Merek, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM RI, dengan melampirkan :
  1. Surat Pernyataan bahwa merek yang dimohonkan pendaftaran adalah miliknya dan bermaterai cukup;
  2. Akta perseroan/badan hukum/badan usaha apabila pemohon adalah Badan Hukum Indonesia (tidak perlu dilegalisir);
  3. 5 (lima) helai etiket merek dalam bentuk hardcopy (softcopy etiket merek dengan format JPEG dalam bentuk CD) yang akan dimohonkan berukuran minimal 2x2 Cm dan maksimal 9x9 Cm;
  4. Surat Kuasa Khusus apabila Permohonan pendaftaran merek diajukan melalui kuasa terdaftar sebagai konsultan HKI di Direktorat Jenderal dengan menyebutkan merek dan kelas barang yang akan diajukan di atas materai cukup;
  5. Bukti Pembayaran biaya pendaftaran merek, sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang berlaku ;
  6. Bukti penerimaan permintaan pendaftaran yang pertama kali yang menimbulkan hak prioritas, dengan disertai terjemahannya dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah, apabila permintaan pendaftaran merek diajukan dengan menggunakan hak prioritas;
  7. Salinan peraturan penggunaan merek kolektif, apabila permintaan pendaftaran merek dagang atau jasa akan digunakan sebagai merek kolektif.
Tahapan Mendaftarkan Merk Dagang Di Ditjen HKI
Asalkan kamu memenuhi semua dokumen yang dipersyaratkan, tahapan mendaftarkan merk dagang sangat mudah, hanya saja memerlukan waktu berbulan-bulan untuk mendapatkan sertifikat merk.
Berikut ini tahapan-tahap yang perlu kamu lalui untuk mendaftarkan merk dagang:

Isi Semua Formulir yang Diperlukan. Silahkan kunjungi situs resmi Ditjen HKI di url ini: www.dgip.go.id. Di bagian menu MEREK, kamu akan menemukan formulir-formulir yang perlu kamu isi untuk proses mendaftar. Kalau ada yang kurang, maka pendaftaran kamu akan dianggap “ditarik kembali”.

Pemeriksaan Subtantif. Setelah kamu memenuhi semua dokumen yang dipersyaratkan, selanjutnya pihak Ditjen akan melakukan pemeriksaan subtantif terhadap dokumen yang kamu daftarkan sebelumnya. Proses ini akan memakan waktu hingga 9 bulan lamanya, begitu pendaftaran kamu diterima maka akan dilakukan pemeriksaan kembali oleh Ditjen, jika Ditjen menganggap semuanya oke, diterimalah permohonan kamu.
Advertisement


Pengumuman dan Oposisi. Setelah permohonan merk dagang kamu diterima, Ditjen HKI akan menerbitkan pengumuman terkait merk dagang kamu tersebut. Jika setelah diterbitkannya pengumuman (pengumuman dalam 3 bulan) terdapat pihak yang keberatan (Oposisi) dengan merk dagang yang kamu daftarkan, maka kamu harus melalui serangkaian proses hukum dipengadilan, biarlah pengadilan yang menentukan siapa yang berhak mendapatkan merk dagang tersebut. Andaikata tidak terdapat oposisi, maka sertifikat merk dagang kamu akan langsung terbit dalam waktu 30 hari sejak 3 bulan setelah pengumuman diterbitkan.

Secara garis besar cuma itu saja proses dan tahapan mendaftarkan merk dagang di Ditjen HKI, mudah bukan? Tapi ada baiknya sebelum melakukan pendaftaran, kamu cek dan telusuri dahulu apakah merk dagang yang akan kamu daftarkan itu sudah digunakan orang lain atau belum, kalau merk dagang yang akan kamu daftarkan ternyata sudah digunakan orang lain, kemungkinan besar akan ditolak atau akan ada oposisi.

Jika digambarkan, tahapan mendaftarkan merk dagang di Ditjen HKI adalah sebagai berikut:
www.dgip.go.id
Selanjutnya: Cara mengatasi hambatan dan kendala dalam berwirausaha.

Oke ya, ulasan di atas adalah syarat dan tahapan mendaftarkan merk dagang di Ditjen HKI. Semoga merk dagang kamu lekas terlindungi dan tidak ada klaim di masa yang akan datang. Sukses untuk anda.

Sabtu, 20 Februari 2016

Bagaimana Cara Memilih Lokasi Usaha Yang Strategis?

Bagaimana Cara Memilih Lokasi Usaha Yang Strategis? – Lokasi di mana kamu membangun usaha dan bisnis bisa sangat berpengaruh pada perkembangannya. Memilih lokasi usaha adalah salah satu komponen terpenting dalam memulai suatu bisnis, kamu bisa sukses jika tepat dalam memilih lokasi usaha. Begitu juga sebaliknya, sebaik apapun rencana kamu, jika lokasi usaha kurang tepat, tidak lepas kemungkinan kamu akan gagal dalam berbisnis.

Memilih lokasi usaha ibarat memilih kendaraan ketika berpergian, kalau kamu mau pergi ke Amerika, akan lebih cepat jika menggunakan pesawat ketimbang menggunakan becak atau sepeda. Memang benar pesawat membutuhkan biaya yang lebih mahal, tapi biaya tersebut akan tertutupi dengan konsekuensi yang dapat kamu hasilkan.

Apa konsekuensinya? Banyak.. contohnya, urusan lancar, hemat waktu (waktu adalah uang), hemat tenaga, keamanan, dan sebagainya. Seperti halnya pergi menggunakan pesawat, memilih lokasi usaha yang potensial juga cukup mahal, tapi itu juga ada konsekuensinya seperti, mendapat banyak pelanggan, brand ternama, ujung-ujungnya mendapat laba yang besar, usaha mudah berkembang, serta keuntungan-keuntungan lainnya. Bisa dibilang, biaya lokasi usaha yang mahal hanyalah umpan untuk mendapatkan ikan yang besar.

Apakah lokasi usaha yang strategis selalu mahal? Rata-rata iya.. di lokasi tersebut juga pasti akan berdiri usaha-usaha lainnya, dan tidak lepas kemungkinan pesaing kamu juga akan berlokasi di situ.

Lalu, bagaimana sih caranya memilih lokasi usaha yang strategis? Menjawab hal ini sebenarnya ada banyak cara yang bisa kamu lakukan, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Sebelumnya, baca juga: Mengatasi hambatan dan kendala dalam berbisnis.

Bagaimana Cara Memilih Lokasi Usaha Yang Strategis?

Perhatikan Iklim Bisnis Sekitar
Kamu pernah perhatikan di suatu lokasi berdiri banyak usaha sejenis? Misalkan, indomart dekat dengan alfamart, cabang Honda dekat dengan Yamaha. Pernah gak berpikir kenapa? Jawabannya adalah karena di lokasi tersebut memang sangat potensial. Ketika kamu ingin memilih lokasi usaha berdasarkan iklim bisnis sekitar, ada dua hal yang bisa kamu lakukan yaitu 1) berbagi lokasi, 2) monopoli lokasi.

Berbagi lokasi maksudnya adalah kamu ikut-ikutan mendirikan usaha di lokasi di mana sudah banyak pesaingnya, dalam hal ini kamu harus benar-benar siap berperang dengan musuh-musuhmu. Keuntungan berbagi lokasi sangat banyak, contohnya, lokasi tersebut sudah tentu ramai, banyak konsumennya, dan mungkin sudah menjadi sentralisasi bisnis. Dengan begitu, tentu saja lokasi usaha tersebut akan menjadi tujuan utama konsumen dalam memenuhi kebutuhannya.

Yang kedua adalah monopoli lokasi usaha, dalam hal ini kamu benar-benar memilih lokasi yang belum ada pesaingnya, kamu berdiri sendiri di suatu lokasi untuk mencoba memangsa semua target di lokasi tersebut. Monopoli lokasi ini sudah banyak dilakukan oleh para pebisnis, tapi yang perlu kamu perhatikan, ketika kamu ingin monopoli lokasi usaha, ada banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan, apa sajakah itu? Dibawah ini ulasan lengkapnya:

Keterlihatan Lokasi Usaha
Sudah sewajarnya kamu memilih lokasi usaha yang bisa dilihat oleh banyak orang, dengan tujuan konsumen tahu keberadaan bisnis yang kamu dirikan di lokasi tersebut. Agar banyak konsumen yang melirik lokasi kamu, ada dua hal yang perlu diperhatikan, yang pertama adalah papan nama/banner bisnis yang kamu pasang, kedua adalah keramaian di lokasi tersebut. Papan nama harus bisa dilihat dengan jelas, akan lebih baik jika papan nama bisa terlihat dari kejauhan.

Keramaian lokasi berkaitan dengan lalu lintas dan kepadatan aktivitas di lokasi tersebut, daripada kamu memilih lokasi usaha yang sepi lalu lintas, sudah jelas akan lebih baik jika memilih lokasi yang lalu lintasnya padat, begitu juga dengan aktivitasnya.
Advertisement


Dekat Dengan Target
Ada suatu kondisi di mana kamu lebih baik mendirikan usaha di lokasi yang sangat dekat dengan target. Memang tidak semua jenis bisnis harus didirikan di dekat target, tapi ada beberapa jenis bisnis yang sangat cocok, contohnya adalah outlet fotocopy yang didirikan di dekat lembaga pendidikan, toko mainan di dekat game center anak-anak. Mereka butuh, dan kamu ada, itulah hubungan ekonomi yang saling menguntungkan.

Masalah jarak, sebenarnya cukup berpengaruh untuk semua bisnis. Kamu sendiri ketika akan memenuhi kebutuhan pasti pernah memilih lokasi yang lebih dekat, alasannya adalah karena hemat waktu dan tenaga. Tapi, lokasi yang bagimu dekat, belum tentu terasa dekat bagi orang lain.

Jadi, sebisa mungkin sesuaikan lokasi usahamu di target yang dominan, maksudnya jika di suatu lokasi tertentu terdapat target yang lebih banyak, maka pilihlah lokasi tersebut. Ingat, kamu tidak akan pernah bisa mendekatkan lokasi usaha kepada semua konsumen, kecuali jika kamu sudah mampu membuat cabang bisnis. Toh, jika pelayanan dan kualitas bisnis kamu baik, sejauh apapun mereka pasti akan mempertimbangkannya.

Kemudahan Akses Ke Lokasi
Jangan sampai konsumen enggan mengunjungi bisnis kamu hanya karena sulitnya akses ke lokasi. Kamu boleh-boleh saja memilih lokasi yang ramai, tapi kalau akses ke lokasi tersebut sulit, pertimbangkanlah sekali lagi. Apa sajakah yang membuat suatu lokasi bisa dikatakan sulit untuk diakses? Banyak, seperti jalan yang rusak, tidak tersedia angkutan umum di dekat lokasi, jalanan sering sekali macet, tidak bisa dilalui mobil/bus, jalan sempit dan berbahaya, jalan satu arah juga sering merepotkan, dan masih banyak lagi.

Kondisi Lingkungan Sekitar
Kamu harus memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi usaha, ini sangat berkaitan dengan kenyamanan para konsumen. Saya pribadi, sering sekali mengurungkan niat untuk mendatangi sebuah warung atau tempat usaha yang lingkungannya kurang nyaman. Terdapat banyak hal yang bisa kamu pertimbangkan, seperti apakah lingkungan tersebut bersih? Jangan sampai kamu membangun usaha kuliner tapi lokasinya dekat dengan limbah sampah, kan gak enak banget tuh.

Selanjutnya, apakah lokasinya aman? Sebisa mungkin hindari lokasi yang banyak terjadi tindak criminal seperti penjabretan, pembunuhan, dan sebagainya. Hal ini bisa membuat takut konsumen untuk mendatangi lokasi tersebut.

Perhatikan pula usaha yang berdiri di sekitar, nilailah! Pantaskah usaha kamu berdiri di sampingnya. Misalkan, kalau kamu ingin mendirikan usaha restaurant atau café di samping bengkel yang berisik dan bising akan suara kendaraan yang digember-gemberkan, pantaskah? Saya rasa kurang cocok, akan lebih cocok dan pantas jika didirikan di dekat distro misalnya, rumah makan atau café lainnya, atau bisa juga di dekat supermarket dan mall-mall.

Biaya dan Legalitas
Berpikirlah mencari alternative jika kamu terhalang oleh biaya, tapi jika besarnya biaya masih bisa kamu handle, jangan ragu untuk memilih lokasi terbaik menurutmu. Seperti yang saya katakana diatas, biaya yang besar adalah umpan untuk mendapatkan ikan besar, tanpa umpan yang mantap, ikan besar sulit untuk didapatkan.

Baca juga: Cara mendapatkan modal.

Kemudian, perhatikan pula legalitas lokasi usaha tersebut, baik kamu sewa maupun beli, kamu wajib menanyakan surat-surat kelengkapannya. Jangan sampai kamu tertipu dan di masa yang akan datang kamu harus pindah, kan rugi banget apalagi jika kamu sudah memiliki banyak pelanggan. Dan satu yang tidak boleh kamu abaikan, yaitu apakah lokasi tersebut diizinkan oleh pemerintah untuk dibangun suatu usaha? Dalam hal ini kamu perlu memperhatikan regulasi kawasan di daerah masing-masing.

Selanjutnya: Cara memasarkan produk baru.
----
Oke, itu saja ulasan tentang cara memilih lokasi usaha yang strategis yang dapat saya bagikan. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu kamu menemukan lokasi bisnis yang paling strategis. Salam sukses. Thanks.

Minggu, 20 Desember 2015

4 Cara Mencari Supplier (Pemasok) Tangan Pertama

4 Cara Mencari Supplier (Pemasok) Tangan Pertama – Hampir semua jenis industry bisnis selalu membutuhkan adanya supplier, entah itu bisnis manufaktur ataupun bisnis perdagangan, mungkin hanya bisnis jasa saja yang sangat minim supplier. Kalau perusahaan dagang sudah jelas sekali membutuhkan pemasok, misalkan toko, maka banyak kebutuhan yang perlu di dapatkan dari supplier. Manufaktur pun juga begitu, supplier dibutuhkan untuk menyediakan bahan baku dalam proses produksi.

Untuk perusahaan dan bisnis-bisnis yang telah besar dan memiliki nama, mencari supplier sudah bukan menjadi masalah lagi. Tanpa dicari pun, supplier sendiri yang akan menawarkan diri untuk menjadi pemasoknya. Hal ini sangat berkebalikan jika anda sedang merintis usaha dan bisnis, karena tidak jarang supplier akan menolak untuk menjadi pemasok anda. Hal tersebut berlaku jika usaha dan bisnis anda dinilai kurang menjanjikan.

Tapi setidaknya anda harus yakin dahulu bahwa apa yang akan anda kembangkan sudah cukup menjanjikan, matang, dan memiliki keberlanjutan usaha yang baik. Kemudian, dengan PD anda tinggal mencari supplier tangan pertama yang sesuai dengan kriteria anda.

Lalu bagaimana caranya mencari pemasok tangan pertama? Hmmn.. tidak terlalu sulit, ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencari dan menemukan supplier. Coba simak beberapa cara sederhana berikut ini.

Baca juga: Cara menentukan harga jual produk.

4 Cara Mencari Supplier (Pemasok) Tangan Pertama
Rajin Mengunjungi Pameran dan Bazar Bisnis
Pameran dan bazar merupakan ajang yang sering digunakan oleh para pebisnis dalam mempromosikan produknya, apalagi jika mereka memiliki produk baru, rasanya haram untuk absen di ajang pameran dan bazar. Lalu apa tujuan mereka? Jelas ingin memperkenalkan produk yang dimilikinya, kepada siapa? Tujuan mereka yang paling pokok adalah memperkenalkan produknya kepada pebisnis lainnya, dengan harapan ada suatu kerjasama diantaranya. Ini lebih sering dilakukan oleh para pebisnis startup.

Dalam ajang ini, rasanya wajib bagi anda untuk ikut serta, pasalnya ajang ini merupakan kesempatan emas bagi anda untuk membangun jaringan dan relasi, wawasan, kerjasama, dan yang menjadi tujuan pokok anda yaitu menemukan supplier.

Datang ke Sentra Industri
Cara lain yang patut anda coba adalah dengan datang dan jalan-jalan di sentra industri yang jadi kebutuhan anda. Tapi akan jadi kurang efektif jika anda datang di sentra industri bisnis yang menjadi bidang anda. Misalkan, katakanlah bisnis anda adalah sepatu kulit, ketika anda ingin mencari bahan baku kulit, bukankah lebih tepat jika anda datang di sentra industri kulit, bukannya malah ke sentra industri sepatu, ngapain? Nanya-nanya ke pengusaha sepatu lain kemungkinan untuk mendapatkan jawaban yang memuaskan juga akan kecil, karena ini persaingan, dan supplier merupakan salah satu senjata.
Advertisement


Dengan datang ke sentra industrinya langsung, selain dapat berkomunikasi anda juga dapat melihat dan menyaksikan proses produksi dari supplier yang menjadi incaran anda. tak perlu malu untuk datang dan mulai komunikasi dengan mereka. Sebagai contoh, saya sendiri juga pernah kok datang langsung di sentra industri, lebih tepatnya di sentra peternakan sapi karena suatu kebutuhan, padahal tidak ada yang saya kenal sama sekali, tapi saya nekat tuh langsung ngajak komunikasi, utarakan maksud, dan akhirnya bisa terjalin komunikasi yang baik.

Terkait: 5 kebiasaan kecil yang akan membuat kamu sukses.

Gabung Ke Komunitas Bisnis
Ketika anda datang di sentra perindustrian tertentu, mungkin anda akan menemukan berbagai komunitas bisnis, Kalau anda benar-benar serius anda pun bisa gabung ke komunitas tersebut. Dengan begitu aliran informasi dapat anda dapatkan dengan mudah, mencari supplier pun juga akan semakin mudah baik untuk sekarang maupun yang akan datang.

Perluas Informasi dan Komunikasi
Dengan melakukan cara-cara mencari supplier tangan pertama di atas, sebenarnya anda sudah melakukan perluasan informasi dan komunikasi. Tapi itu baru dilakukan secara offline, nah jaman sekarang kan sudah jamannya serba online, jadi jelas anda perlu jaringan informasi dan komunikasi yang sifatnya online, karena dengan online anda dapat menjangkau cakupan yang lebih luas dalam mencari supplier hingga pemasaran dan penjualan.

Pertama, manfaatkan situs pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing untuk mencari informasi yang anda butuhkan. Yang kedua adalah dengan memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram untuk terhubung dengan para calon supplier. Tapi ingat, online sangat rawan dengan penipuan jadi anda harus exstra hati-hati.

Beberapa tips untuk menghindari penipuan:
  • Setidaknya ada toko real yang dimiliki si calon supplier.
  • Usahakan si calon supplier berada dalam satu daerah dengan anda, agar dapat di cek secara langsung.
  • Periksa identitas si calon supplier.
  • Jangan percaya testimony, gunakan hati anda untuk mempertimbangkannya.
Selanjutnya: Tips mencari supplier yang baik, menguntungkan, dan agar tidak tertipu.
----
Nah, itulah 4 cara mencari dan mendapatkan supplier (pemasok) tangan pertama yang dapat saya share kepada anda. Semoga ulasan mengenai cara mencari supplier di atas bermanfaat dan dapat membantu anda menemukan pemasok yang anda harapkan. Thanks.

Senin, 09 November 2015

Cara Membuka Toko Baju/Pakaian Online, Apa Saja Yang Perlu Diperhatikan?

Cara Membuka Toko Baju/Pakaian Online, Apa Saja Yang Perlu Diperhatikan? – Baju dan pakaian merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia, zaman saat ini merupakan zaman modern, pakaian berupa baju dan celana sudah menjadi kewajiban untuk dimiliki oleh setiap insan manusia, ditambah lagi aksesoris pakaian untuk mempercantik tampilan, jelas ini merupakan peluang usaha yang harus dimanfaatkan. Toko offline saja tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang selalu ingin tampil modis, ini bukan karena jumlah toko offline kurang, tapi ini lebih berkaitan dengan kemudahan akses, keinstanan, dan kepraktisan.

Masalah waktu dan tenaga di jaman saat ini sangat menjadi prioritas. Membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak untuk memilih baju, celana, dan aksesoris, itupun tidak menjamin akan menemukan model yang diinginkan. Jadi bisa disimpulkan, toko baju/pakaian online lebih mudah berkembang daripada toko offline.

Untuk anda yang juga ingin membuka usaha toko baju/pakaian, saya sarankan untuk membuka toko baju/pakaian secara online terlebih dahulu sebelum membuka secara offline. Selain karena alasan yang sudah disebutkan di atas, membuka bisnis toko baju/pakaian online lebih menghemat daripada offline, dengan online juga akan mempermudah meluaskan pangsa pasar dengan biaya yang minim. Setelah anda merasa sukses dengan toko baju online nya, dan mendapat keuntungan berkali-kali lipat, baru deh anda bisa membukanya secara offline (walaupun membuka toko pakaian offline tidak harus anda lakukan).

Membuka toko online saat ini sangat mudah, baik toko baju/pakaian, elektronik, serta barang dan jasa lainnya, medianya pun cukup beragam, mulai dari media sosial hingga membuat website. Nah, bagi anda yang sudah enggak sabar ingin segera membuka toko baju online, berikut ini saya berikan tips-tips dalam membukanya.

Sebelumnya, baca juga: Tips menjual produk kurang laku di toko online.

Cara Membuka Toko Baju/Pakaian Online

Tentukan Target dan Supplier
Saya tahu, anda saat ini ingin menjual baju, celana, dan pakaian lainnya, namun sebelum melangkah lebih jauh lagi, terlebih dahulu tentukan dengan jelas baju seperti apa yang akan anda jual, celana seperti apa, aksesoris seperti apa? Menentukan jenis ini juga akan berpengaruh pada target anda. Tentu saja anda boleh mengambil 2 atau lebih jenis baju, celana, dan pakaian lannya, bebas berapa jumlahnya terserah anda, namun perhatikan apakah anda mampu mencari dan menemukan suppliernya, atau apakah anda bisa memproduksinya sendiri?

Mudah jika anda bisa memproduksinya sendiri, tinggal pilih kualitas, design dan tentukan harga. Beda jika ingin mencari supplier, cari ini sebenarnya gampang-gampang susah, jika anda punya jaringan yang luas maka akan sangat menguntungkan. Lalu bagaimana cara mendapatkan supplier? Kalau anda tanya ke temen anda yang juga jualan pakaian, atau ke penjual lainnya, mungkin anda tidak akan mendapatkan jawaban yang memuaskan karena mungkin hal tersebut dianggap rahasia bagi mereka, solusinya adalah mencari sendiri.

Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan supplier, salah satunya adalah dengan cara berikut ini:
  • Mencari di internet. Cara ini yang paling mudah dan praktis, anda bisa mencarinya di mesin pencari seperti Google, Yahoo, ataupun Bing. Misalkan anda ingin mencari supplier celana jeans, cari saja di mesin pencari tersebut dengan menuliskan “supplier celana jeans” maka akan ada banyak yang menjual celana jeans grosiran dan borongan. Selain mencari di mesin pencari, anda juga bisa mencarinya lewat media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.
  • Mencari lewat pameran dan bazar. Di mana pun sering sekali diadakan pameran pakaian dan bazar. Kalau di pameran, anda akan cenderung menemukan produk-produk baju, celana dan pakaian yang sudah terkenal. Sedangkan kalau di bazar, walaupun akan ada juga brand terkenal namun juga akan terdapat banyak brand-brand baru. Di pameran dan di bazar itulah anda bisa menjalin kerjasama dengan pemiliknya.
  • Tanya kepada penjual bahan baku pakaian. Baju, celana, dan pakaian lainnya terbuat dari kain, benang, dan bahan lainnya, di sini anda bisa menanyakan kepada penjual kain, benang, dan bahan pembuat pakaian lainnya, siapa yang membeli bahan tersebut? Dalam artian yang membeli bahan tersebut sudah tentu akan memproduksi pakaian (pengusaha pakaian yang bisa jadi akan menjadi supplier anda), kemudian anda tanyakan detail kontak para pengusaha yang membeli bahan baku tersebut kepada penjual bahan bakunya.
Rencanakan Konsep Toko Online
Toko online bisa banyak macamnya, contoh, toko online berbasis website, berbasis media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Semuanya bagus dan cukup efektif, namun akan lebih powerful lagi jika anda bisa mengkolaborasikannya, yaitu membuka toko online dengan website dan juga media sosial. Jangan kuatir, membuat website toko online saat ini mudah sekali, hanya beberapa menit juga sudah kelar dengan memanfaatkan jasa-jasa pembuat website toko online yang harganya sangat terjangkau sekali.
Advertisement


Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp. 50.000/bulan hingga Rp. 1.000.000/bulan. Selain itu, ada banyak fitur yang bisa anda manfaatkan, seperti banyak pilihan desain website yang tinggal upload saja, metode pembayaran yang disesuaikan dengan milik anda, notifikasi sms jika anda penjualan atau pembayaran, ebook panduan untuk mengelola website, dan masih banyak lagi. Yang jelas, toko baju/pakaian anda akan terlihat professional dan terpercaya dengan hadirnya website toko online. Kalau anda kesulitan dalam mengelola, anda tinggal menyerahkannya kepada pemberi jasa tersebut.

Pengen terlihat professional dan terpercaya? Saya punya rekomendasi untuk anda jika ingin membuatnya, servisnya bagus, fitur lengkap, dan harganya murah meriah, silahkan daftar dan order toko online anda di Jejualan.com.

Lakukan Promosi
Setelah anda sudah mendapatkan supplier dan menentukan konsep toko baju/pakaian online anda, kini saatnya anda melakukan pemasaran dan promosi. Pemasaran dan promosi bisa dilakukan dengan cara berbayar maupun gratisan.

Baca juga: Tips jualan di Facebook.

Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk mempromosikan toko baju anda, salah satunya lewat Facebook tersebut. Selain itu, anda juga bisa menggunakan teknik SEO atau search engine optimalization, yaitu cara agar toko onlinemu dapat lebih cepat ditemukan dalam halaman pencarian di search engine (mesin pencari) seperti Google, Yahoo, dan Bing. Seperti yang anda tahu, kebiasaan seseorang pasti akan searching terhadap sesuatu hal yang dibutuhkan, termasuk dalam mencari baju, celana, dan pakaian lainnya. Jika toko baju online kamu bisa muncul di halaman pertama mesin pencari, maka besar kemungkinan toko online mu akan dikunjungi, semakin banyak dikunjungi maka semakin besar pula potensi penjualan yang dapat dilakukan. Beda jika toko pakaian online mu hanya berada di halaman kedua, ketiga atau seterusnya, kemungkinan besar akan diabaikan oleh pengunjung.

Nah, ini adalah tantangan bagi anda untuk bertarung dalam hal SEO, jika anda order toko online seperti yang saya rekomendasikan di atas, anda akan di bantu dalam hal SEO, jadi kemungkinan untuk memaksimalkan penjualan akan sangat besar buat anda.

Pertahankan Pelanggan
Mempertahankan pelanggan lebih sulit daripada mendatangkan pelanggan. Ini penting untuk anda perhatikan, karena dengan adanya pelanggan yang setia maka akan berdampak baik untuk toko baju online anda. Penjualan akan menjadi semakin mudah dengan kuantitas yang meningkat pula, alhasil omzet anda juga akan selalu meningkat. Ada beberapa cara untuk membuat pelanggan betah dan setia, hal ini sudah saya bahas pada postingan sebelumnya.

Jika anda tertarik, silahkan baca: Cara mempertahankan pelanggan.

Kelola dan Kembangkan
Tetep pertahankan apa yang sudah anda capai sembari pelan-pelan untuk mengembangkannya. Apa sajakah yang perlu diperhatikan? Selain pelanggan, ada lagi yang lainnya, seperti:
  • Keunikan produk. Dalam arti berusahalah untuk menciptakan atau menghadirkan produk yang unik yang dapat memikat pelanggan anda.
  • Tampilan toko online dan informasi yang terkandung. Anda harus memperhatikan tampilan website toko online anda, apakah sudah bagus jika tampil di PC, tablet, atau smartphone, kemudian perhatikan kecepatan loadingnya, gambar baju, celana, atau aksesoris yang terkait. Dan jangan lupa, berikan informasi selengkap-lengkapnya, seperti harga, bahan dasar pakaian, ketersediaan variasi, ukuran, dan info-info lainnya.
  • Cermati kompetitor. Bukan untuk menjatuhkan mereka, namun anda boleh mempelajari apa yang dilakukan oleh kompetitior dan mengembangkannya.
  • Komunikasi yang baik. Jangan abaikan pelanggan yang bertanya, jawablah sejelas mungkin dan secepat mungkin. Jangan ikut resek jika menghadapi pelanggan yang resek, bawel, dan cerewet. Bersabarlah, karena ini dunia bisnis bung, bukan dunia impian yang bisa kita modifikasi sesuka hati.
----
Oke, itulah sedikit ulasan tentang cara membuka toko baju online yang dapat saya berikan. Semoga pembahasan mengenai cara memulai toko pakaian online di atas dapat membantu dan bermanfaat untuk bisnis baju dan pakaian anda semuanya, sukses selalu. Thanks.

Minggu, 20 September 2015

Berapa Modal Untuk Membuka Usaha Laundry

Berapa Modal Untuk Membuka Usaha Laundry – Bisnis laundry beberapa tahun terakhir ini memang telah menjadi primadona banyak orang. Selain pangsa pasar yang sangat terbuka lebar, usaha laundry juga di nilai cukup mudah dalam pemasaran dan pengoperasiannya, apalagi keuntungan yang dapat diperoleh juga cukup besar. Jadi wajar jika banyak orang yang ikut-ikutan membuka bisnis laundry.

Pertanyaan yang paling sering diajukan oleh seseorang yang ingin membuka usaha laundry adalah masalah modal, berapakah modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha laundry? Sebuah analisis dari segi permodalan memang sangat penting, karena bukannya tidak mungkin jika anda salah dalam memperhitungkan akan menyebabkan kerugian dikemudian hari.

Ada banyak analisis yang perlu anda lakukan sebelum membuka usaha laundry, dan salah satunya adalah studi dan analisis kelayakan usaha laundry dari segi keuangan ini. Pada dasarnya berapa modal yang anda butuhkan untuk membuka usaha laundry adalah relative, artinya sangat bervariasi tergantung dengan anda sendiri. Bisa jadi modal yang anda butuhkan mencapai puluhan juta atau malah hanya butuh modal kurang dari sepuluh juta saja, ini tergantung seberapa besar usaha laundry yang akan anda buka nantinya.

Belum yakin dengan usaha laundry, baca ini: Peluang usaha laundry.

Berapa Modal Yang Dibutuhkan Untuk Membuka Usaha Laundry

Nah, ada beberapa langkah yang perlu anda lakukan untuk mengetahui berapa modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha laundry. Pertama, identifikasi biaya investasi yang dibutuhkan, kemudian identifikasi modal kerjanya, dan yang terakhir adalah melakukan prediksi kas masuk. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Identifikasi Biaya Investasi Yang Dibutuhkan
Biaya investasi merupakan biaya yang dibutuhkan hingga sebuah usaha benar-benar berdiri dan siap beroperasi.
a. Uraianb. Hargac. U/Ed. Peny./T (b : c)e. Peny./P
Mesin cuci1.200.0005240.00020.000
Setrika 200.0002100.0008.400
Timbangan50.000412.5001.100
Rak300.0002150.00012.500
Hanger + jepitan baju150.0001150.00012.500
Meja kursi200.000367.0005.600
Ember jumbo50.000150.0004.200
Sewa bangunan5.000.00015.000.000417.000
Spanduk 2 m40.000140.0003.400
Barang-barang lainnya500.0001500.00041.700
Total 7.690.0006.309.500526.400
*Alat yang diperlukan, Harga dan perhitungan diatas hanya sebuah prediksi. Sesuaikan dengan kondisi terkini menurut daerah masing-masing.

Keterangan:
  • U/E = Umur ekonomis (perkiraan berapa lama suatu barang dapat bertahan)
  • Peny./T = Penyusutan per tahun (Total di bagi U/E)
  • Peny./P = Penyusutan per masa produksi – berapa masa produksi yang anda inginkan, missal dalam bulanan, mingguan, atau harian (dalam contoh ini masa produksinya adalah bulanan sehingga cara menghitungnya Peny./T di bagi 12) jika semisal anda ingin mingguan maka cara hitungnya adalah Peny./T di bagi jumlah minggu dalam satu tahun.
Advertisement


Identifikasi Modal Kerja Yang Dibutuhkan Selama Masa Produksi
Modal kerja adalah biaya-biaya yang dibutuhkan hingga usaha dapat beroperasi normal.
Uraian Total
Administrasi (pena, nota, laporan kas, kertas karbon, buku, dispenser selotip + selotip, isi staples, dll)200.000
Tag Gun + Tag Pin 1 box + Kain Keras 1 m40.000
Detergen + Pewangi + Sitrun + Kispray + Refill Kispray + Bayclin + Sabun Mandi + Shampoo + Parfum400.000
Tali + plastik50.000
Air dan listrik400.000
Gaji pegawai 1 orang800.000
Lain-lain150.000
Total 2.040.000
*Bahan yang diperlukan, harga dan perhitungan diatas hanya sebuah prediksi. Sesuaikan dengan kondisi terkini menurut daerah masing-masing.

Baca juga: Peluang bisnis yang tidak akan ada matinya.

Prediksi Kas Masuk
Uraian Harga per KGSubtotalFrekTotal
Asumsikan laundry anda dalam 1 hari dapat menyelesaikan 50 KG cucian.5.000200.000265.200.000
Modal kerja2.040.000
Peny./P526.400
(Modal kerja + Peny./P)2.566.400
Laba 2.633.600

Keterangan:
Frek atau frekuensi adalah jumlah hari efektif usaha anda beroperasi dalam masa produksi, dalam contoh ini masa produksinya adalah bulanan, di asumsikan dalam 1 bulan 30 hari dan terdapat libur operasi 4 hari, sehingga hari efektif operasi usaha adalah 26 hari.

Dari perhitungan diatas, diketahui laba yang dapat anda peroleh per masa produksi adalah sebesar 2.633.600 dengan total modal awal yang dibutuhkan sebesar 9.730.000 (biaya investasi + modal kerja). dengan begitu payback periode nya (9.730.000 : 2.633.600) adalah selama 3,69 bulan (dibulatkan menjadi 4 bulan.)

Bulan berikutnya, anda dapat beroperasi tanpa membutuhkan biaya investasi lagi, hanya membutuhkan modal kerja saja, dan modal kerja tersebut sudah bisa anda dapatkan dari hasil operasi bulan sebelumnya. Tapi ingat, pada bulan pertama anda belum tentu mendapatkan laba, sehingga diawal anda perlu mempersiapkan modal kerja untuk beberapa bulan kedepan, misalnya 3 atau 4 bulan, dengan begitu jika bulan pertama, kedua, atau ketiga anda masih mengalami kerugian karena usaha dalam tahap pemasaran, anda masih memiliki cadangan modal kerja.

Pusing mau buka bisnis laundry, coba ini: Waralaba laundry murah.
----
Oke, mungkin hanya itu saja ulasan tentang analisis kebutuhan modal yang diperlukan dalam membuka usaha laundry. Semoga pembahasan diatas bermanfaat dan menambah wawasan anda semuanya. Thanks.