Tampilkan postingan dengan label Dunia Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kerja. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 November 2017

Kriteria Pelamar yang Paling Banyak Dicari Oleh Perusahaan Besar

Kriteria Pelamar yang Paling Banyak Dicari Oleh Perusahaan Besar – Mencari pekerjaan memang gampang-gampang susah, kadang kita merasa memenuhi persyaratan dari sebuah perusahaan, tapi kok enggak diterima juga ketika melamar. Asal kamu tahu, persyaratan yang tertulis itu hanyalah segelintir syarat yang diinginkan perusahaan, ada syarat lain yang lebih diinginkan perusahaan, dan itu kadang tidak diungkapkan.

Syarat pendidikan, tinggi badan, jenis kelamin, pengalaman, domisili, dll, itu hanya syarat umum saja. Lebih banyak, hanya digunakan ketika seleksi administrasi. Setelah itu, perusahaan memiliki kriteria-kriteria khusus yang tidak pernah diungkapkan dengan kata-kata. Dalam tahap ini, hanya bermodal ijazah, skill, dan rupa saja tidak cukup.

Yap, dalam proses rekruitmen di tahap lebih lanjut, perusahaan-perusahaan besar lebih fokus pada sifat atau karakter dari setiap pelamar. Di sinilah yang cukup sulit untuk dilalui bagi pelamar karena secara tidak sadar sifat atau karakter kita digali oleh pewawancara.

Lalu, ketika kita tidak diterima apakah itu tanda bahwa sifat dan karakter kita buruk? Tidak juga, ini bisa saja kriteria karakter yang dicari perusahaan tidak ada pada dirimu, bukan berarti kamu buruk, hanya tidak cocok saja.

Nah, penasaran kriteria seperti apa sih yang paling banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan besar itu? Berdasarkan pengalaman serta info dari beberapa web, berikut kriteria pelamar yang paling dicari oleh perusahaan besar:

Sebelumnya, baca juga: Tempat kerja online terpercaya di Indonesia.

Kriteria Pelamar yang Paling Banyak Dicari Oleh Perusahaan Besar

*PERHATIAN: Isi artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman penulis dan info dari beberapa web. Jika kamu merasa terpojokkan dengan isi artikel, mohon berhenti membaca dan segera tinggalkan halaman ini.

Pribadi Yang Jujur
Orang yang jujur adalah orang yang bisa diterima dimanapun. Begitu juga di perusahaan-perusahaan besar yang lebih mengutamakan pribadi jujur daripada pribadi dengan kriteria lainnya. Hal ini wajar, coba saja bayangkan ketika kamu adalah pemilik toko dan ingin mencari karyawan, pilih pribadi jujur dengan kemampuan rata-rata atau pribadi tidak jujur dengan kemampuan jauh di atas rata-rata? Saya kira semuanya akan memilih pilihan pertama.

Kemampuan itu bisa diasah dengan pengalaman, sedangkan kejujuran itu sudah melekat di pribadi masing-masing, jadi sedikit sulit untuk diubah. Lalu, bagaimana perusahaan bisa membedakan mana pelamar yang jujur dan mana yang tidak? Well, ini dilakukan oleh perusahaan melalui tes psikologi dan beberapa dengan cara wawancara.

Pernah kamu menemui tes dengan pertanyaan yang diulang-ulang namun dengan gaya bahasa yang berbeda? Nah itulah tesnya, jika kamu jujur maka pertanyaan dengan gaya bahasa apapun jawabannya pasti sama, beda jika jawaban hanya dibuat-buat tidak sesuai sesungguhnya. Hanya dengan gaya bahasa yang berbeda, mungkin kamu sudah memberikan jawaban yang berbeda pula.

Profesional dan Aktif
Yang dimaksud profesional di sini adalah sikap bahwa “kamu itu sudah dewasa, berada di dunia kerja, kamu memiliki tanggungjawab yang harus diselesaikan”. Di sini, sikap manja dan mau seenaknya sendiri sangat haram. Perlu kamu pahami, dunia kerja itu berat tidak seperti masa sekolah terlebih masa kuliah yang seolah-olah ringan bebannya. Di dunia kerja, kamu akan di tekan oleh waktu, di tekan oleh lingkungan yang perlu diadaptasi, dan beban batin yang amat berat. Sekali perusahaan mendeteksi bahwa kamu hanya main-main, melayanglah sudah kesempatan untuk diterima.
Advertisement

Sedangkan untuk aktif, perusahaan menginginkan pribadi pelamar yang suka beraktifitas, suka memanfaatkan waktu dengan melakukan sesuatu yang bermanfaat. Sifat semacam ini bermanfaat untuk perusahaan guna menunjang kinerja dari pegawai itu sendiri. Apalagi jika jobdesnya adalah pekerja lapangan, yang lebih banyak bergerak.

Untuk mengetahui mana pelamar yang aktif dan mana yang tidak, biasanya perusahaan melihat dari kegiatan-kegiatan semasa kuliah, organisasi apa saja yang pernah diikuti, apa yang dilakukan sewaktu masa libur, apa hobinya dan lain sebagainya.

Memiliki Kepercayaan Diri Yang Tinggi
Di dunia kerja, tidak selamanya berada di depan komputer, adakalanya pegawai lebih disibukkan dengan harus berkonsolidasi dengan bagian lain atau di dalam bagian dengan tatap muka secara langsung. Dengan kata lain, melakukan rapat atau briefing dimana semua orang lebih banyak berbicara dan saling menuangkan materi rapat/briefing.

Pernahkah kamu menemui orang yang sebenarnya pintar namun tak bisa mengungkapkan idenya dengan baik, yang malah akan terdengar aneh? Yap, dalam bertukar ide ketika rapat dan briefing pun hal demikian bisa terjadi kepada orang yang sebenarnya itu pintar, namun karena tidak memiliki kepercayaan diri sehingga idenya terabaikan.

Selain itu, pribadi yang memiliki kepercayaan diri juga menimbulkan kesan kalem dan berwibawa, hal seperti ini cukup berpengaruh dalam mengordinir orang, bekerjasama, dan dalam bernegosiasi. Jadi tidak heran jika kriteri kepercayaan diri seorang pelamar akan sangat dipertimbangkan oleh perusahaan.

Memiliki Rasa Ingin Tahu Yang Besar
Saya percaya, orang menjadi berkemampuan tinggi itu ada banyak penyebabnya, diantaranya adalah karena memang pintar, suka belajar, dilatih secara insentif, dan salah satunya adalah karena memiliki rasa ingin tahu yang besar. Dan menurut saya, orang yang memiliki rasa ingin tahu yang besar lah yang paling berpotensi menjadi pribadi berkemampuan tinggi, kenapa?

Well, pribadi berkeingintahuan tinggi akan melakukan segalanya, suka belajar pasti, melatih secara insentif pasti, rajin pasti, yang pada akhirnya pasti juga akan pintar. Pribadi seperti inilah yang selalu diinginkan oleh semua perusahaan, karena pekerjaan itu selalu memerlukan solusi yang perlu diselesaikan oleh orang-orang yang ingin menyelesaikan.

Memiliki Kecerdasan Emosional Yang Tinggi
Tapi yang pelu kamu ingat, kecerdasan dalam bekerja, skill tinggi, dan semua kriteria yang saya sebutkan di atas akan menjadi pincang jika tidak kalian lengkapi dengan kriteria satu ini, kecerdasan emosional! Yang dimaksud kecerdasan emosional di sini adalah kecerdasaan dalam mengontrol emosi, menghadapi rasa kekecewaan, kekalahan, dan lain sebagainya.

Karena dalam dunia kerja itu keras, maka kamu perlu kontrol diri yang baik. Coba kamu bayangkan, jika dalam satu tim terdapat orang yang mudah emosi, dikit-dikit kecewa atau galau, apakah kamu nyaman? Saya kira tidak, inilah yang diinginkan perusahaan yaitu pribadi yang tidak mengganggu kenyamanan orang lain dalam bekerja.

Selanjutnya: Jobstreet, situs pencari kerja online terbaik di Indonesia.
-----
Oke ya, itulah beberapa kriteria pelamar yang paling banyak dicari oleh perusahaan besar. Semoga apa yang saya jelaskan di atas bermanfaat dan membantu kamu mendapatkan pekerjaan impian. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.

Selasa, 17 Oktober 2017

Hal-hal yang Bisa Menghambatmu Dalam Mengembangkan Karir

Hal-hal yang Bisa Menghambatmu Dalam Mengembangkan Karir – Kamu saat ini seorang karyawan-karyawati? Sudah lama bekerja tapi merasa tidak ada perkembangan? Mungkin ini dikarenakan ada hal yang sebenarnya menghambat perkembangan karir kamu, tapi kamu justru tidak menyadarinya. Ini tidak baik jika memang terjadi, karena pada hakikatnya semua orang harus mengalami perkembangan.

Banyak definisi tentang perkembangan karir, mulai dari naik jabatan, meningkatnya kinerja, meningkatnya kemampuan, dan lain sebagainya. Tapi pada artikel kali ini, saya akan mengambil definisi perkembangan karir sebagai meningkatnya jabatan, kinerja, dan kemampuan. Dan saya akan membahas terkait apa-apa saja yang bisa menghambat kamu dalam naik jabatan, meningkatkan kinerja dan kemampuan itu sendiri.

Berikut pembahasannya, oh iya pembahasan ini berdasarkan pengalaman saya pribadi dan hasil dari pengamatan saya pada orang-orang disekitar saya. Jika kamu merasa terpojokkan dengan pembahasan artikel ini, kamu tidak harus melanjutkan membaca, dan bisa segera meninggalkan halaman ini.

Sebelumnya, baca juga: 5 cara ampuh menghadapi persaingan kerja di kantor.

Hal-hal yang Bisa Menghambatmu Dalam Mengembangkan Karir
Bidang yang Kamu Lakoni Memang tidak Cocok
Ketika kuliah dulu, pernah merasa salah jurusan? Bagaimana dengan saat ini ketika kalian sudah bekerja sesuai dengan jurusam kuliah kamu, masih merasa salah jurusan juga? Saya harap kalian yang saat ini sudah bekerja sesuai jurusan tidak merasa salah jurusan, kenapa? Menurut saya hal seperti itu bisa membatasi kalian dalam mencintai pekerjaan, yang pada akhirnya akan menghambat karir kamu juga.

Sebaliknya, siapa yang dulu merasa sangat cocok dengan jurusan kuliahnya dan ingin sekali bekerja sesuai dengan jurusannya namun tidak terlaksana? Hal seperti ini juga akan menyebabkan masalah sendiri dalam pengembangan karir.

Pada dasarnya, bekerja itu harus melihat cocok-tidak cocoknya, dengan begitu kamu akan mencintai pekerjaan apapun itu. Dan kalian akan melihat sendiri apa yang bisa kamu lakukan pada hal yang kamu cintai, melakukan dengan sepenuh hati sudah tentu, tak ingin membuang-buang waktu sudah jelas, yang pada akhirnya akan membawa dampak positif sendiri kepada diri kamu.

Lalu apa yang harus dilakukan kalau saat ini sudah terlanjut bekerja di bidang yang kurang kita senangi? Haruskah resign? Tentu saja kamu tidak harus resign, yang harus kamu lakukan sebenarnya simple, belajarlah mencintai pekerjaanmu saat ini. Berilah waktu beberapa bulan untuk belajar mencintai, jikapun ternyata tidak bisa maka terpaksa kamu harus segera mencari pekerjaan yang memang sesuai dengan passion.

Terlibat Hubungan Percintaan Dengan Teman Kantor
Tak sedikit perusahaan atau bahkan hampir semua perusahaan memiliki kebijakan terkait asmara karyawan-karyawatinya. Biasanya, perusahaan tidak mengizinkan karyawan/i nya terlibat percintaan dalam satu bidang atau dalam satu cabang. Jika akan menjalin hubungan baik pacaran atau menikah, maka salah satunya harus resign atau pindah bagian. Pernah terpikir apa alasan dibalik peraturan semacam itu?

Alasan terbesar dari peraturan tersebut adalah karena hubungan asmara rentan akan konflik, yang dapat mengganggu kinerja seseorang. Nah, sekarang kamu bayangkan, apa yang akan kamu lakukan ketika pacar kamu adalah partner bekerja dalam satu bidang dimana harus selalu berdiskusi untuk menyelesaikan pekerjaan, padahal kamu sedang bertengkar dengannya. Kemungkinan besar kamu akan menunda pekerjaan dan memilih menyelesaikan pekerjaan lain yang tidak perlu berdiskusi dengannya. Bagaimana jika pekerjaan itu lebih penting dari pekerjaan lainnya?
Advertisement

Masalah lainnya adalah jika kamu cemburu melihat pacar kamu berdekatan dengan orang lain, padahal mereka sedang bersinergi terkait pekerjaan. Semuanya pasti akan menghambat pekerjaan dan membuat kamu tidak nyaman sendiri. Oleh karena itu, profesionallah dalam bekerja, jika pun kamu terpaksa menjalin hubungan sekantor, pastikan itu tidak sebidang, atau kamu bisa minta mutasi ke cabang atau bidang lainnya.

Tidak Cocok Dengan Pimpinan
Di kantor, jika kamu cocok dengan gaya memimpin atasan maka saya jamin kamu seolah sedang bermain sambil bekerja. Sebaliknya, jika kamu tidak cocok, maka seolah kamu bekerja ditengah lapangan sepakbola dengn terik matahari yang begitu panas, sangat tidak nyaman. Nah, siapa diantara kalian yang merasa tidak cocok dengan atasan?

Namanya saja tidak cocok dengan gaya memimpin, maka kemungkinan besar kamu akan sulit menerima keputusan, kebijakan, atau bahkan perintah yang dibuat oleh atasan. Secara otomatis, kamu semacam tidak iklas melaksanakannya dan akan berdampak pada kinerja. Jika sudah begini, pemimpin kamu justru akan menilai kamu jelek pula, dan pasti akan mempengaruhi penilaian dia terhadap kamu.

Demi perkembangan karir, belajarlah untuk menerima pemimpin, pintar-pintarlah beradaptasi dengannya. Jika kamu ingin menjadi pemimpin yang baik, maka sebelumnya belajarlah menjadi bawahan yang baik terlebih dahulu.

Tidak Cocok Dengan Peraturan dan Kebijakan Perusahaan
Setiap perusahaan, baik perusahaan besar, sedang, dan kecil, pasti memiliki budaya kerja masing-masing. Dan budaya kerja ini pasti akan berpengaruh pada terciptanya peraturan dan kebijakan di perusahaan tersebut. Maka sangat beruntung jika kalian cocok dengan budaya kerjanya, tapi akan sedikit memakan “hati” jika kamu kurang cocok dengan budaya kerja.

Setiap peraturan dan kebijakan pasti diciptakan untuk kebaikan, jika kamu tidak cocok, kemungkinan besar memang ada masalah pada diri kamu. Nah, cobalah jujur dengan diri kamu untuk menemukan masalah kenapa kamu tidak menyukai peraturan dan kebijakan perusahaan. Jika kamu sudah menemukannya, cobalah untuk berkonsultasi pada bagian personalia, siapa tau kamu dapat pencerahan disitu.

Pada masalah-masalah tertentu, semisal kamu ibu rumah tangga yang memiliki bayi, atau keterbatasan fisik, kadang perusahaan memberikan kebijakan khusus. Asalkan kamu jujur dan iklas, saya yakin kamu akan mudah beradaptasi dengan peraturan dan kebijakan yang berlaku di tempat kamu bekerja, jangan sampai kemalasan menghambat perkembangan karir kamu ya.

Tidak Suka Dengan Budaya Pergaulan di Kantor
Terakhir, hal yang bisa menghambat perkembangan karir kamu adalah terkait dengan pergaulan orang-orang di kantor tempat kamu bekerja. Membahas tentang pergaulan seseorang, pasti tidak lepas dengan cara bicara, sikap, kebiasaan dan lain sebagainya. Ada orang yang suka bercanda, ada pula yang memilih diam. Ada yang suka mewah-mewahan, ada pula yang sederhana. Ini semua adalah bermacam-macam pergaulan yang mungkin ada yang tidak kamu sukai.

Jika ada pergaulan yang tidak kamu sukai, kemungkinan besar akan menyebabkan mudahnya emosi, turunnya konsentrasi, dan sulitnya berkomunikasi sehingga ujung-ujungnya akan mengganggu kinerja. Apakah kamu mau seperti ini? Saya kira tidak, oleh karena itu segera selesaikan masalah ini jika terjadi pada diri kamu.

Selanjutnya: Tips mengatasi lingkungan kerja yang tidak nyaman.
-----
Oke teman-teman, itu ya sedikit pembahasan terkait hal-hal yang mungkin bisa menghambat perkembangan karir kamu di kantor. Semoga pembahasan di atas bermanfaat dan memecahkan kesulitan serta hambatan yang sedang kalian hadapi saat ini. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.

Senin, 25 September 2017

Jobstreet: Situs Pencari Kerja Online Terbaik Di Indonesia

Jobstreet: Situs Pencari Kerja Online Terbaik Di Indonesia – Di jaman modern seperti saat ini, hampir semua hal bisa ditemukan dengan memanfaatkan media online. Pendidikan, mencari nafkah, hiburan, dan banyak hal lainnya yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan internet, tidak kalah juga dalam mencari pekerjaan.

Di indonesia sendiri, ada begitu banyak situs pencari kerja online, mulai dari kelas ecek-ecek hingga kelas profesional. Salah satu situs pencari kerja yang menjadi favorit saya, dan menurut saya yang terbaik adalah situs jobstreet.com.

Di tengah-tengah banyaknya lowongan pekerjaan yang “meragukan” kebenarannya di media online, sebaliknya situs jobstreet ini mampu memberikan info lowongan pekerjaan yang bisa dipertanggungjawabkan. Perusahaannya nyata, info jelas, tidak berlebihan, dan banyak hal lainnya yang membuat jobstreet ini saya rekomendasikan sebagai situs pencari kerja online terbaik di indonesia.

Nah, pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi kepada kalian apa-apa saja yang membuat jobstreet ini menjadi yang terbaik. Berikut beberapa alasannya:

Sebelumnya, baca juga: Ciri-ciri lowongan kerja palsu.

Jobstreet: Situs Pencari Kerja Online Terbaik Di Indonesia

Info Lowongan Kerja Bisa Dipertanggungjawabkan Kebenarannya
Satu hal yang paling penting dalam mencari pekerjaan adalah adanya lowongan pekerjaan itu sendiri. Tanpa ada lowongan pekerjaan, kita jelas tidak bisa melamar, kalau ada pun kita masih perlu mempertanyakan apakah lowongan kerja tersebut benar adanya. Di jaman sekarang ini, ada banyak sekali pihak yang mencari-cari rejeki tidak halal dengan memanfaatkan orang yang sedang berusaha mencari pekerjaan, berhati-hatilah agar tidak tertipu.

Nah, berbeda dengan tempat lain, di jobstreet ini lowongan pekerjaan selalu bisa dipertanggungjawabkan. Kenapa? Ini karena setiap perusahaan yang akan membuat lowongan pekerjaan di jobstreet tentu akan melewati semacam proses verifikasi. Percayakan saja pada pihak jobstreet akan loker-loker yang ditampilkan, InsyaAllah itu bukanlah penipuan.

Tidak hanya itu saja, kalian pun bisa menilai sendiri loker-loker di sana, apakah meyakinkan atau seperti ada unsur penipuannya? Ini bisa kalian nilai sendiri dari gaji yang ditawarkan, deskripsi pekerjaan, proses pelamaran, dll. Kalau dari saya sendiri, sejauh ini saya menilai loker di jobstreet benar adanya, dan jauh dari kata penipuan.

Ada Banyak Loker dari Banyak Perusahaan Ternama
Pekerjaan yang baik dari perusahaan hebat adalah suatu hal yang diinginkan oleh banyak orang. Tapi nyatanya tidak semua penyedia loker dapat menyediakan hal seperti itu. Kadang ada loker pekerjaan yang baik, tapi dari perusahaan yang mungkin kurang memuaskan kita, begitu juga sebaliknya. Hal ini tidak akan kalian temukan jika kalian mencari pekerjaan di jobstreet, selama saya mencoba menggunakan jobstreet dulu, selalu ada banyak pekerjaan baik dari perusahaan hebat.

Dengan adanya banyak pekerjaan yang menggiurkan tersebut, tentu akan memperbanyak pilihan pekerjaan untuk kita juga. Silahkan kalian coba sendiri, dan rasakan enaknya memilih pekerjaan sesuai keinginan kamu dari perusahaan idola kamu, tidak perlu di situs pencari kerja lainnya karena di jobstreet saja sudah cukup memuaskan pilihan.
Advertisement


Navigasi Situs Yang Mudah
Salah satu yang paling saya kagumi untuk jobstreet adalah navigasi situs yang sederhana namun mudah dalam penggunaan. Yang di maksud navigasi di sini adalah cara penggunaan dan letak dari fungsi yang ada di jobstreet. Pertama, kalau mencari lowongan sangat mudah, bisa kalian filter berdasarkan kota, keahlian, jenis pekerjaan, dan bahkan berdasarkan besaran gaji yang kalian harapkan. Semua loker yang sesuai dengan filter kamu, maka akan dengan mudah muncul di layar gadget kamu.

Kedua, mudah dalam menelusur apa yang telah kamu lakukan. Maksudnya, semua lamaran yang pernah kamu lakukan terekam semuanya, tidak hanya itu bahkan undangan untuk wawancara pun terekam dengan baik. Hal ini bagus untuk mengukur seberapa efektif lamaran yang kamu lakukan.
Ketiga, kamu punya perkiraan seberapa besar potensi untuk di terima oleh perusahaan yang kamu lamar, ini karena ada statistik yang membandingkan data lamaran kamu dengan pelamar lainnya. Data tersebut meliputi data pengalaman, tingkat pendidikan, dan besaran gaji. Jadi silahkan di lihat perbandingannya, dan buat perencanaan atas perbandingan tersebut.

Keamanan dan Privasi Terjamin
Untuk masalah keamanan dan privasi ini memang penting, semua orang pasti setuju dengan hal ini. Suatu profil yang digunakan untuk melamar pekerjaan pastilah data penting dari diri kamu, tidak semua orang boleh memilikinya. Apalagi jika kalian harus mengunggahnya di situs online, maka perlu hati-hati. Nah, di jobstreet ini sendiri cukup aman jika kalian harus mengunggah data pribadi, hanya perusahaan yang kamu lamar saja yang bisa mengakses data pribadi kamu.

Di jobstreet sendiri, situsnya sudah menggunakan protokol https teman-teman, jadi bisa menghambat hecker mencuri data pribadi ketika kalian mengunggah data di jobstreet. Selain itu, jobstreet secara berkala juga melakukan maintenance untuk mempertahankan performa dari situsnya, salah satunya tentu me-maintenance keamanannya agar selalu strong dan memperbaiki kelemahan-kelemahannya.

Informasi yang Selalu Up To Date
Selain keunggulan dan kelebihan jobstreet di atas, satu lagi nilai plus dari jobstreet adalah informasi yang dijamin selalu up to date. Maksudnya, lowongan pekerjaan yang ditampilkan tidak hanya itu-itu saja karena setiap hari selalu ada loker baru, bisa dari perusahaan yang sama maupun dari perusahaan yang berbeda.

Jika kalian tidak bisa membuka situs jobstreet setiap hari, maka kalian bisa berlangganan info loker lewat email, maka tiap periode tertentu (tergantung pengaturan kamu) akan dikirim via email loker yang sesuai kriteria, dan ini gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun. Tidak hanya informasi loker saja yang bisa dikirim ke email kamu, bahkan terkadang jobstreet memberikan informasi agenda jobfair dan tips dalam kaitannya mendapatkan pekerjaan idaman, lagi-lagi ini gratis.

Kelemahan Jobstreet
Tidak ada yang sempurna memang, begitu juga dengan jobstreet yang banyak orang termasuk diri saya menyebut sebagai situs pencari kerja online terbaik di indonesia. Nah, berikut ini beberapa kelemahan jobstreet yang saya rasakan sampai saat ini:

-Banyaknya Saingan
Ini baik untuk pihak jobstreet, tapi mungkin akan menjadi semacam kendala untuk para pencari kerja. Ya, banyaknya pesaing sudah tentu akan memperkecil persentase kalian untuk diterima di suatu perusahaan hebat yang ada di jobstreet.

-Ada “Hukuman” untuk Pelamar yang Tidak Tertib
Ada satu hukuman yang akan diberikan oleh pelamar jika tidak dijalankan, yaitu ketika pelamar tidak merespon undangan wawancara dari perusahaan yang dilamar. Hukumannya berupa tidak bisa melamar pekerjaan di situs jobstreet lagi selama beberapa waktu.

Selanjutnya: Cara negosiasi gaji untuk freshgraduates.
-----
Oke ya, itulah beberapa alasan kenapa jobstreet ini saya rekomendasikan kepada kalian sebagai situs pencari kerja online terbaik di indonesia. Semoga ulasan jobstreet di atas bermanfaat dan membantu kalian mendapatkan pekerjaan yang kalian idam-idamkan selama ini. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.

Rabu, 25 Januari 2017

Tips Menjalankan Rapat Kerja/Organisasi Agar Berjalan Efektif dan Efisien

Tips Menjalankan Rapat Kerja/Organisasi Agar Berjalan Efektif dan Efisien – Di sebuah organisasi manapun, baik di perusahaan maupun organisasi lainnya, rapat kerja hampir selalu dilakukan setiap minggunya untuk membahas suatu hal. Tapi sayang, tidak semua rapat yang dilakukan berjalan dengan efektif dan efisien, kadang malah berakhir dengan kebuntuan yang tidak menghasilkan apapun.

Lebih parahnya lagi, sudah rapat berakhir dengan kebuntuan, ehh ditambah adanya konflik yang terjadi. Kalau sudah begini, rapat sulit diakhiri dengan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, sebelum menjalankan rapat, kalian perlu menyiapkan beberapa hal agar rapat kerja berjalan dengan efektif dan efisien.

Terutama jika kalian posisinya sebagai pemimpin atau pengacara dari rapat tersebut, hukumnya sudah wajib untuk mempersiapkan segala hal. Lalu, apa saja sih yang perlu disiapkan agar rapat berakhir dengan baik, tidak mengulur waktu dan menghabiskan banyak tenaga? Nah, berkaitan dengan hal ini, saya ada beberapa tipsnya, coba kalian simak beberapa tips berikut ini:

Tips Menjalankan Rapat Kerja/Organisasi Agar Berjalan Efektif dan Efisien

Sebelumnya, baca juga: 5 cara terampuh menghadapi persaingan kerja di kantor.

Materi dan Ruang Lingkup Rapat
Tentu saja, suatu rapat tidak akan bisa dilakukan tanpa adanya materi, kalau tidak ada materinya apa yang akan dibahas? Kalau tidak ada materinya sih namanya bukan rapat tapi nggosip, hehe. Oleh karena itu, jangan terlalu aneh dengan tidak menyiapkan materi yang akan dibahas.

Tidak lupa pula, kalian perlu mempersiapkan ruang lingkup dari materi yang akan dibahas. Suatu materi itu bisa panjang lebar pembahasannya, sehingga kalian perlu membatasi atau menyusun materi rapat. Misalnya gini, kalian rapat kerja untuk mengadakan konser, bukakah konser itu tidak bisa direncanakan dalam satu kali rapat? Sehingga di sini kalian perlu membuat tahapan materi yang akan dibahas per rapatnya.

Dengan batasan materi rapat seperti itu, diharapkan para peserta tidak membahas hal yang belum saatnya dibahas, atau malah membahas hal yang sudah dibahas dan disetujui sebelumnya, kan enggak lucu, buang-buang tenaga dan waktu juga.

Memang mungkin bagi sebagian orang hal tersebut dinilai sok-sokan atau apalah, kalau ada orang seperti itu maka kamu jangan kuatir karena orang itulah sebenarnya yang hanya tidak paham akan bagaimana rapat kerja yang baik itu dilakukan, kemungkinan besar mereka kurang berpengalaman dalam mengikuti suatu rapat.

Peserta Rapat Harus Merupakan Pihak Terkait
Kalau kalian sadari, secara logika lebih mudah mana mengatur 3 orang atau 10 orang? Tentu lebih mudah mengatur 3 orang. Begitu juga dalam menjalankan rapat kerja, akan lebih mudah jika pesertanya itu sesuai dengan semestinya, kalau ada orang yang tidak berkepentingan maka sebaiknya dilarang untuk mengikuti rapat.

Sekali lagi, ini bukan masalah sok-sokan atau apalah, tapi lebih keefisienan dan keefektifitasan karena semakin banyak orang maka semakin besar pula potensi untuk menimbulkan keributan. Kalaupun harus ada orang yang tidak berkepentingan di dalam rapat, pastikan bahwa orang tersebut tidak membuat gaduh dan mengganggu jalannya rapat.

Kalau rapat di dalam suatu perusahaan, kecil kemungkinan adanya orang tidak berkepentingan untuk mengikuti rapat, tapi kalau di organisasi-organisasi atau kegiatan kesiswaan hal tersebut masih sangat mungkin terjadi. Ambil contoh dari pengalaman saya, saya pernah mengikuti rapat dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN), di dalam rapat tersebut ada banyak sekali teman dari setiap perwakilan yang turut hadir yang membuat suasana jadi tidak nyaman, panas, kurang oksigen, gaduh, dan macam-macam gangguan lainnya.
Advertisement


Alhasil, rapat berjalan dengan tidak maksimal karena konsentrasi terganggu. Nah, dari pengalaman saya tersebut, saya yakin kalian punya gambaran betapa pentingnya untuk memilah-milah peserta rapat.

Buat Susunan Rapat Yang Baik
Ketika kamu membayangkan sebuah rapat kerja, jangan dikira susunan acaranya hanya sebatas membahas sesuatu hal saja. Perlu kamu tahu, rapat kerja harus disusun dan direncanakan dengan baik agar acaranya jelas dan tidak menggantung. Saya sendiri tidak bisa membayangkan, bagaimana suatu rapat dapat berjalan jika tidak disusun dengan baik.

Berikut beberapa acara yang bisa direncanakan di dalam suatu rapat:
  • Pembukaan
  • Sambutan umum dari ketua/pemimpin
  • Jejak pendapat
  • Tanya jawab
  • Kesimpulan
  • Penutup
Itu hanya contoh saja, bisa kalian tambahkan atau kurangi sesuai kebutuhan. Yang jelas, kalian tidak boleh meremehkan susunan acara walaupun terlihat sederhanan.

Suatu ketika saya pernah mengikuti sebuah rapat dan pertemuan yang di adakan oleh sekumpulan mahasiswa yang sedang menjalankan rapat. Dari cara mereka menjalankan rapat tersebut, saya bisa tahu kalau mereka tidak pernah atau jarang mengikuti rapat, hal tersebut bisa saya ketahui dari susunan acara yang tidak jelas dan aneh banget, yang paling menonjol adalah ketidakadaan kesempatan untuk peserta melakukan jejak pendapat dan tanya jawab, bukakah aneh?

Harus Ada Follow Up Dari Hasil Rapat Yang Dilakukan
Tidak luput pula, suatu rapat dapat dikatakan berjalan dengan efektif dan efisien jika ada tindakan nyata dari hasil rapat tersebut. Percuma sajakan kalau rapat dilakukan dengan baik, tapi hasil rapat yang disetujui tidak dijalankan, sia-sia tenaga, waktu dan pikiran.

Rapat memang bisa dilakukan secara bertahap, tapi rapat selalu akan berakhir dan memberikan suatu hasil. Nah, hasilnya itulah yang harus dilakukan bersama-sama dengan para peserta rapat lainnya. Kalau hasil rapat mengatakan A, maka peserta juga wajib melakukan A, kalau berbeda maka bisa dikatakan bahwa rapat kerja tersebut tidak berjalan dengan efektif dan efisien.

Selanjutnya: 5 langkah cerdas menyisihkan gaji untuk ditabung.
----
Oke ya, itu saja tips menjalankan rapat kerja agar berjalan efektif dan efisien dari saya. Semoga tips di atas bermanfaat dan membantu kalian dalam menjalankan suatu rapat. Oh iya, jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.

Rabu, 21 Desember 2016

5 Cara Terampuh Menghadapi Persaingan Kerja Di Kantor

5 Cara Terampuh Menghadapi Persaingan Kerja Di Kantor – Untuk mencapai prestasi positif apapun, selalu di dahului dengan persaingan, hal ini wajar dan terjadi di bidang apapun, tak terkecuali akan terjadi pula di dunia kerja. Jika disikapi dengan positif, suatu persaingan bukanlah hal yang negatif melainkan positif, karena persaingan ini akan memicu kinerja dari pihak yang terlibat persaingan.

Ada banyak sekali motif kenapa persaingan kerja di kantor itu terjadi, beberapa di antaranya adalah karena ingin naik jabatan, mendapatkan bonus, kenaikan gaji, atau bahkan hanya ingin dianggap lebih berkualitas dari si pesaing. Tapi yang terpenting, apapun itu motifnya jangan lupakan untuk mengadapi persaingan tersebut dengan cara yang baik dan elegan.

Kalau membicarakan masalah cara menghadapi persaingan kerja di kantor itu memang sedikit membuat dilema. Kalian sendiri pasti sadar, ketika kalian berusaha menghadapinya dengan cara yang baik, bukan berarti si pesaing akan melakukan cara yang baik pula, nah di situlah sulitnya.

Saran dari saya, sebaiknya kalian jangan terlalu memikirkan apakah cara yang digunakan pesaing itu baik atau buruk, cukup pikirkan cara-cara terbaik bagi diri kalian sendiri saja. Yakinlah, atasan kamu tidak bodoh, cepat atau lambat atasan kamu itu akan sadar betapa unggulnya diri kamu.

Lalu, cara-cara yang seperti apa yang ampuh untuk menghadapi persaingan kerja di kantor itu? Well, simple banget, berikut ulasannya:

Sebelumnya, baca juga: Efek dan dampak negatif membawa pulang pekerjaan kantor ke rumah.

5 Cara Terampuh Menghadapi Persaingan Kerja Di Kantor

Percayalah, Persaingan Kerja Itu Positif Untukmu
Banyak orang takut dengan adanya suatu persaingan, mereka lebih memiliki zona nyaman dan tanpa perkembangan yang berarti. Jujur saja pada diri kalian sendiri, apakah kalian takut dengan persaingan kerja di kantor kalian saat ini? Jika tidak takut, beruntunglah kalian karena ini merupakan suatu bentuk kekuatan. Namun jika kalian takut, tetap jangan berkecil hati, hal ini masih bisa diperbaiki.

Jika kalian masih takut, mulai sekarang setting pikiran kalian bahwa persaingan kerja itu BAIK. Kenapa? Ya, karena ini justru akan meningkatkan kualitas diri kalian sendiri. Dengan adanya persaingan kerja, tentu secara otomatis kalian tanpa sadar akan selalu berusaha melakukan yang terbaik, sehingga di sini akan ada pembelajaran dan perkembangan yang berkelanjutan.

Capek, repot, dan bikin males? Tentu saja, kemenangan takkan bisa diraih tanpa hal-hal yang membuat repot, capek, dan bikin males. Kalau pengen enaknya saja, ya sudah silahkan bersantai-santai dan nikmati hidup yang itu-itu saja.

Kualitas Diri Adalah Sesuatu Yang Penting
Di atas, telah dibahas di mana banyak orang yang takut akan adanya persaingan kerja, kira-kira kenapa kok takut? Salah satu jawabannya adalah karena tidak percaya diri dengan kualitas diri mereka sendiri, bener tidak? Nah, di sinilah kenapa kualitas diri itu sangat penting karena menghadapi persaingan kerja di kantor itu tidak hanya butuh keberanian tapi kualitas juga sebagai senjata.

Oleh karena itu, mau tidak mau kalian musti meningkatkan kualitas kerja, ini bisa kalian mulai dari hal yang sederhana namun ampuh, contohnya dengan lebih fokus bekerja, asah keterampilan, jangan malas belajar lagi, maksimalkan hal yang menjadi keunggulan kalian, analisis kelemahan dan cari solusinya, serta hal-hal lainnya.

Saya yakin, jika kualitas dan keberanian kalian miliki dalam diri kalian, persaingan kerja di kantor sudah tidak akan menjadi masalah lagi, percayalah!
Advertisement


Etika Lebih Utama Daripada Kemenangan
Setiap persaingan memang selalu menghadirkan nuansa yang hebat, entah itu baik atau buruk, apalagi di dunia bisnis yang begitu panas persaingannya. Tapi, apapun persaingannya, seketat apapun persaingannya, jangan lupa untuk mengutamakan etika. Etika sangatlah penting dalam segala hal, berat memang menjalankan etika yang baik, karena itulah orang yang beretika itu hebat.

Pernah lihat suatu perusahaan menghina produk pesaingnya? Sungguh hal itu bukanlah hal yang baik. Seperti yang saya katakan, konsumen itu bukan orang bodoh, mereka akan geli sendiri jika ada perusahaan yang melakukan promosi dengan menghina seperti itu. Hal ini sama ketika kalian menghadapi persaingan kerja di kantor, atasan kamu akan lebih mementingkan etika daripada kinerja baik namun meninggalkan etika.

Tetap Menjaga Hubungan Baik Dengan Pesaing
Kita bersaing maka kita adalah musuh, yakin dengan konsep seperti itu? Perlu kamu sadari, permusuhan membuat situasi yang tidak nyaman di tempat kerja, dan ini malah akan berpotensi besar mengganggu kinerja kamu. Jika permusuhan dalam persaingan kerja ini terjadi, maka persaingan tersebut saya kira sudah tidak bisa dikatakan sebagai persaingan yang baik, artinya hal negatif akan lebih banyak kamu dapatkan ketimbang hal positifnya.

Maka, jangan pernah sekali-kali menganggap pesaingmu itu sebagai musuh, tetap bersahabat, respect, dan ciptakan rasa kekeluargaan kepadanya. Nah, permasalahannya, bagaimana kalau mereka yang menganggap kita sebagai musuh? Seperti yang sudah saya singgung di atas, jangan terlalu memikirkan apa dan cara apa yang dilakukan oleh pesaing, cukup fokus dengan apa dan bagaimana kamu memenangkan persaingan dengan baik plus elegan.

Selalu Berusaha Semaksimal Mungkin dan Berdoa
Usaha secara nyata dan secara spiritual itu sangat penting, seperti yang dikatakan oleh seseorang (lupa siapa) bahwa, jangan jadi orang sombong tanpa berdoa seolah-olah tak memerlukan bantuan Tuhan, namun jangan pula jadi orang pemimpi dengan hanya berdoa tanpa usaha, nah looo!!

Ini artinya, sangat powerful jika kalian mampu menyeimbangkan kedua hal tersebut. Percayalah, usaha maksimal pasti akan membuahkan hasil yang maksimal pula. Begitu juga dengan berdoa yang akan memberikan ketentraman, keyakinan, dan kekuatan dalam menghadapi persaingan apapun itu, termasuk dalam menghadapi persaingan kerja di kantor.

Selanjutnya: Tempat kerja online terpercaya di Indonesia, terbaik!
----
Oke ya, itulah sedikit ulasan dari saya tentang cara-cara terampuh menghadapi persaingan kerja di kantor. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu kalian memenangkan setiap persaingan kerja yang sedang kalian hadapi. Jangan lupa share artikel ini juga ya kawan, thanks dan salam sukses.

Minggu, 11 Desember 2016

Efek dan Dampak Negatif Membawa Pulang Pekerjaan Kantor Ke Rumah

Efek dan Dampak Negatif Membawa Pulang Pekerjaan Kantor Ke Rumah – Ketatnya persaingan bisnis di era modern seperti ini sudah tentu berdampak pada kehidupan para pekerja. Tak jarang, mereka diberikan target yang begitu tinggi untuk menyelesaikan suatu tugas, lembur, lembur, dan membawa pekerjaan kantor ke rumah sudah menjadi hal yang biasa.

Tapi taukah kamu bahwa membawa pekerjaan kantor ke rumah merupakan suatu kegiatan yang efek dan dampaknya cukup fatal? Akan ada banyak sekali hal negatif yang bisa kamu rasakan apalagi kalau kalian sudah berkeluarga.

Masalah ini memang cukup dilematis, di luar tanggungjawab kita untuk menyelesaikan pekerjaan yang diberikan, kita juga wajib menerapkan gaya hidup sehat agar kehidupan kita menjadi lebih menyenangkan. Lalu apa solusinya?

Sebelum saya memberikan solusinya, saya akan mengulas efek dan dampaknya terlebih dahulu, berikut ulasannya:

Sebelumnya, baca juga: 4 tips mengatasi lingkungan kerja yang tidak nyaman.

Efek dan Dampak Negatif Membawa Pulang Pekerjaan Kantor Ke Rumah

Pekerjaan Rumah Akan Berantakan
Pertama, dampak yang benar-benar akan kalian rasakan adalah pekerjaan rumah yang menjadi berantakan, serasa berat sekali untuk menyelesaikannya. Entah kalian sudah berkeluarga atau belum, tentunya kalian pasti memiliki pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Bagi yang sudah berkeluarga sendiri ditambah memiliki anak, pasti lebih berat lagi.

Begitu juga bagi yang belum bekerja dan masih tinggal dengan orang tuanya, tentu akan menimbulkan situasi yang tidak sama dari biasanya. Biasanya kalian yang aktif di rumah ngobrol dan bercanda misalnya, akan menjadi sibuk dengan pekerjaan kantor. Bagi orang tua sendiri pasti akan senantiasa mendukung dan berusaha menerima keadaan, tapi saya yakin mereka menginginkan obrolan dan candaan dari kalian.

Pekerjaan Tidak Maksimal Karena Sulit Fokus
Niat membawa pekerjaan kantor ke rumah untuk diselesaikan tapi ternyata hal tersebut sering tidak efektif, kenapa? Karena dari diri kamu sendiri sudah tidak fokus pada pekerjaan, ditambah stamina yang tidak prima akan menyebabkan turunnya fokus dan konsentrasi.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kamu kurang fokus, yang pertama karena masalah stamina tadi, selanjutnya bisa karena hal-hal lain seperti terganggu oleh aktivitas keluarga, masyarakat, dan lain sebagainya. Kalau sudah begini, pekerjaan sulit untuk maksimal, pencapaian target pun akhirnya dipertanyakan kembali.

Baik bagi yang sudah berkeluarga atau belum, masalah fokus ini sama saja. Jika berkeluarga, saya jamin fokus kalian akan terbagi untuk anak-anak dan urusan keluarga, bagi yang masih lajang mungkin akan parah lagi karena jiwa “petualangnya” masih membara, yakin masih lajang mau 100% lembur kerja di rumah?
Advertisement


Istirahat Menjadi Tidak Berkualitas
Pada dasarnya ketika kamu pulang kerja, lebih pantas untuk istirahat. Tapi kalau kalian memaksakan untuk membawa pekerjaan kantor ke rumah, efek dan dampak yang akan kalian rasakan adalah istirahat menjadi tidak maksimal pula, dalam artian kualitas istirahat rendah. Hal ini bisa berdampak pada kesehatan kamu yang berpotensi akan jatuh sakit.

Coba kalian pikirkan, kalau kalian sakit apa yang akan terjadi? Tentu kalian akan terhambat dalam bekerja, kalau sudah begini masih yakin target akan tercapai? Padahal niatan lembur di rumah untuk mencapai target tersebut. Lucu saja sih kalau hari ini sampai bergadang bekerja di rumah, eh besoknya tidak berangkat kerja karena sakit, hehehe.

Kepercayaan Diri Akan Berkurang
Efek dan dampak membawa pekerjaan kantor ke rumah selanjutnya adalah terkait dengan menurunnya kepercayaan diri kalian. Pertama, sudah saya jelaskan di atas bahwa lembur di rumah ini akan memakan energi banyak, istirahat tidak berkualitas, dan sebagainya, hal ini tentu akan mempengaruhi fisik dan psikis kalian secara negatif.

Nah, fisik dan psikis yang negatif inilah yang sedikit demi sedikit akan menurunkan kepercayaan diri kalian. Kok bisa begitu? Coba pikirkan, kalau kalian kecapean, loyo, raut muka kusam, cemberut, penampilan tidak ramah, kesan yang tidak fresh, dan sebagainya, masih PD? Padahal orang lain akan secara jelas melihat dampaknya tersebut, kalau kalian bercermin kalian sendiri juga akan merasakannya.

Yang Paling Berbahaya, Hubungan Sosialmu Akan Terganggu
Nah, kalau ini sudah pasti akan terjadi. Di rumah, apa kalian tidak punya kegiatan kemasyarakatan seperti karangtaruna, gotongroyong, perkumpulan, dan macam-macam lainnya? Atau sekedar keluar rumah bincang-bincang dengan tetangga? Kegiatan-kegiatan sosial ini terlalu sayang jika harus kalian tinggalkan.

Jika kalian terlalu sering meninggalkan kegiatan sosial, lama kelamaan kalian akan terasa asing dilingkungan masyarakat sendiri. Lebih parah lagi jika lingkungan di mana kalian tinggal memiliki adat sosial yang kental, pasti akan ada rasa tidak nyaman dengan tidak mengikuti kegiatan-kegiatannya.

Lalu Apa Solusinya?
Tentu, solusi paling tepat terkait hal ini adalah dengan tidak membawa pekerjaan kantor ke rumah. Lalu, untuk mengatasi target yang diberikan kantor, usahakan lembur di kantor saja daripada di bawa pulang karena lembur di kantor juga bisa dapat komisi lembur sedangkan di rumah tidak.

Dengan begini lembur kalian berpotensi lebih maksimal karena bisa fokus dengan lebih baik. Tapi ingat juga, jangan terlalu lama lembur karena tubuh kalian memiliki hak untuk diistirahatkan.

Selanjutnya: 4 ciri keuangan yang tidak sehat, waspadalah!
----
Nah, itulah beberapa efek dan dampak negatif membawa pulang pekerjaan kantor ke rumah. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan menjadi motivasi kalian untuk sebisa mungkin tidak melakukannya. Jangan lupa share artikel ini juga ya jika artikel ini membantu kalian, thanks dan salam sukses.

Jumat, 08 Juli 2016

7 Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu! Hati-Hati Modus Penipuan

7 Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu! Hati-Hati Modus Penipuan – Salam para jobseekers, semoga cepat dapat pekerjaan yang dicita-citakan, amin. Ngomong-ngomong, udah berapa banyak nih lowongan pekerjaan yang dilamar? Hati-hati lho ya, diluar sana banyak sekali lowongan kerja palsu, alias lowongan abal-abal dari perusahaan abal-abal pula. Sebelum memutuskan untuk melamar, identifikasi dahulu apakah loker tersebut benar adanya.

Yang saya maksud dengan “benar adanya” adalah 1) Benarkah perusahaan tertentu sedang melakukan rekrutmen, karena bisa saja si penipu memakai nama perusahaan lain, 2) Benarkah perusahaan itu ada, karena si penipu bisa juga membuat perusahaan sendiri padahal perusahaan itu cuma abal-abal keberadaannya, cuman nama aja gak ada izinnya, lokasi usaha gak jelas, gak ada kegiatan operasinya, kegiatannya cuman nipu hehehe.

Sebelum saya memberikan ulasan tentang ciri-ciri lowongan kerja palsu, mari kita pahami dahulu kenapa ada begitu banyak loker tipu-tipu yang beredar.

Kenapa Ada Lowongan Kerja Palsu?
Terus apa untung bagi si penipu? Setidaknya ada dua, yang pertama ingin mendapatkan sejumlah uang dari para korban, dan yang kedua ingin mendapatkan data dan informasi dari korban, kemudian data dan informasi tersebut dijual kepada para pengepul. Intinya, motif dari penipu sudah tentu untuk memanfaatkan korban demi mendapatkan uang.

Yang paling mudah didapatkan oleh  si penipu adalah data dan informasi korban, bisa berupa nomor hp atau alamat email (ketika melamar pekerjaan, kamu gak mungkinkan memberikan nomor hp dan alamat email palsu, sehingga ini akan menguntungkan bagi para penipu). Kemudian data dan informasi tersebut akan dijual kepada pengepul untuk dijadikan ladang iklan atau target pemasaran, jadi jangan heran jika kamu mendapat SMS atau email berupa iklan atau ajakan-ajakan tertentu dari pengirim yang tidak jelas. Masih bagus jika kiriman tersebut bermanfaat, kalau spam gimana? Padahal kiriman dari pengirim tidak jelas seperti itu biasanya tidak bermanfaat, yang ada malah menggangu dan bikin repot.

Itulah bahayanya jika kamu melamar loker palsu. Bagi penipu, bersyukur banget jika bisa mendapatkan uang secara langsung dari korban (transfer atau sebagainnya dengan alasan untuk administrasi, dll), tapi kalau enggak bisa ya tak masalah, toh sudah punya data dan informasi dari korban sehingga masih bisa dijual untuk memperoleh uang. Jadi, walaupun coba-coba sebaiknya jangan melamar jika kamu ragu, masih banyak kook lowongan pekerjaan yang 100% no tipu-tipu.

Lalu, bagaimana kita bisa tahu kalau lowongan kerja itu palsu atau bukan, nah untuk bisa tahu hal tersebut kamu dapat mengidentifikasinya dengan 7 ciri-ciri berikut ini:

Sebelumnya, baca juga: Cara negosiasi gaji untuk fresh graduate.

7 Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu! Hati-Hati Modus Penipuan

Mengharuskan Kamu Untuk Membayar Biaya Rekrutmen
Jika ada rekrutmen yang mengharuskan kamu untuk membayar sejumlah uang tertentu, setidaknya ada dua kemungkinan, 1. Murni penipuan seperti yang saya singgung di atas, 2. MLM dengan system pekerjaan, jadi kamu dipaksa untuk gabung MLM dan pekerjaan kamu adalah merekrut orang (Saya pernah mendengar bahwa perusahaan semacam ini pernah ada di jogja)

Kalau kamu dijamin mendapatkan pekerjaan atau dipersyaratkan untuk mentransfer uang dengan alasan apapun, sebaiknya jangan dilakukan karena perusahaan yang professional (baik perusahaan besar, menengah, maupun kecil) tidak akan pernah meminta biaya apapun dalam proses rekrutmennya. Bahkan suatu perusahaan malah rela mengeluarkan biaya yang besar demi rekrutmen yang dilakukannya, seperti biaya transport, inap, makan, dan sebagainya. Jika perusahaan tidak menanggung biaya, maka tetep perusahaan tidak akan meminta biaya kepada pelamar, pelamar sendirilah yang mandiri dalam mengontrol biaya yang dibutuhkan.

Tidak Adanya Situs Resmi
Nah ini yang lucu, ngakunya udah berbentuk PT tapi situs resmi aja tidak punya, kalo punya eh kok gratisan, kalo gratisan mah semua orang juga bisa memilikinya, termasuk para penipu, lucu banget kan. Perusahaan sekelas PT, CV, dan sebagainya yang sudah tentu pendapatannya saya yakin di atas 50 juta pertahun masak iya gak bisa membuat situs resmi yang biayanya bahkan bisa hanya 500 ribu pertahun, aneh tapi nyata padahal situs resmi itu merupakan sumber kredibilitas sebuah perusahaan, masak iya perusahaan mengabaikan hal semacam itu? Abal-abal tuh mungkin, hehe

Perlu kamu tahu, sebuah situs itu bisa dibuat secara gratisan maupun berbayar, perusahaan resmi sudah tentu akan membuat situs resmi secara berbayar. Contoh yang gratisan misalkan www.abc.blogspot.com, www.abc.blogspot.co.id, www.abc.wordpress.com, www.abc.tk, dan sebagainya. Nah, kalo yang berbayar misalnya gini, www.namaperusahaan.com,  www.namaperusahaan.net, www.namaperusahaan.co.id. Kalo situs yang dimiliki oleh pemerintah misalnya, www.pemerintahan.go.id. Lembaga pendidikan misalnya www.pendidikan.ac.id. Organisasi resmi misalnya www.organisasi.or.id.
Advertisement


Yang paling bisa dipercaya adalah situs yang akhirannya menggunakan .go.id, ac.id, .or.id dan .co.id (tanpa embel-embel blogspot atau wordpress). kenapa bisa dipercaya? Jelas karena situs-situs dengan akhiran seperti itu penggunaannya harus menggunakan dokumen-dokumen resmi seperti akte pendirian (yang tentu sudah disahkan oleh notaris), ijin pendirian/operasi, dan sebagainya.

Kalau situs berbayar dengan akhiran .com (tanpa embel-embel blogspot atau wordpress), .net, .org, .info, dan sebagainya, itu semua orang masih bisa memilikinya, termasuk perusahaan resmi itu sendiri dan para penipu juga masih mungkin memilikinya. Walau situs berbayar, kamu perlu hati-hati. Untuk mengidentifikasi apakah situs dimiliki penipu atau perusahaan resmi, lihat aja nama situs dan tampilannya, kalo nama situsnya aneh dan atau tampilannya acak-acakan maka patut diwaspadai.

Lihatlah situs resmi yang dimiliki oleh perusahaan pertamina www.pertamina.com dan www.pertamina.co.id, dari nama situs (domain) dan tampilannya sangat bagus dan dapat dipercaya, jelas karena ini memang situs resminya. Bahkan mereka membuat dua versi situsnya, akhiran .com dan .co.id karena pada dasarnya perusahaan dengan kredibilitas tinggi tidak akan membiarkan orang lain menggunakan nama perusahaannya.

Alamat Email Gratisan
Ciri-ciri yang satu ini erat kaitannya dengan punya atau tidak situs resmi. Jika suatu perusahaan memiliki situs resmi yang berbayar, sudah pasti alamat emailnya juga tidak sembarangan. Pastikan alamat email sesuai dengan situs resminya, karena alamat email merupakan fitur dari situs berbayar. Misalnya pertamina, alamat email yang digunakan pasti menggunakan nama situsnya, contoh rekrutmen@pertamina.com atau rekrutmen@pertamina.co.id, bisa juga hrd@pertamina.com atau hrd@pertamina.co.id, atau alamat-alamat email lainnya yang pasti akhirannya menggunakan nama situs resminya.

Kalau ada rekrutmen dengan email gratisan, misalnya abc@gmail.com, abc@yahoo.com, abc@yahoo.co.id, abc@rocketmail.com, abc@rocketmail.co.id, abc@outlook.co.id, abc@outlook.com, ini patut kamu waspadai, seperti halnya situs berbayar, apa iya perusahaan resmi pakai email gratisan?

Baca juga: Kiat sukses ala B.J. Habibie.

Penawaran Kerja Yang Terlalu Baik
Penawaran kerja yang terlalu baik misalkan menawarkan gaji begitu tinggi dan posisi yang bagus patut diwaspadai. Jika penawaran yang diberikan abnormal, bisa jadi itu merupakan penipuan. Teknik dasar dari para penipu adalah membuat si pelamar merasa senang dengan apa yang ditawarkan, apalagi penawaran itu datang dari perusahaan yang enggak jelas, wah wah wah.. sangat mungkin itu adalah lowongan kerja palsu.

Penawaran Kerja Tanpa Adanya Lamaran Dari Kamu
Bagaimana mungkin ada penawaran kerja tanpa sebelumnya kamu melamar, aneh banget kan? Apalagi jika kamu adalah fresh graduate yang belum memiliki pengalaman dan jaringan kerja sama sekali. Kecuali jika kamu memang sudah berpengalaman dan keahlian serta nama kamu sudah dikenal di industry tertentu, sangat mungkin kamu ditawari pekerjaan oleh perusahaan yang membutuhkan. Tapi hal ini hanya dilakukan oleh perusahaan besar saja, dan enggak mungkin juga kalo penipu berani menawarkan pekerjaan kepada seseorang yang sudah terkenal di suatu industry.

Yang paling rawan ya itu tadi, para fresh graduate yang masih unyu-unyu dan polos-los-los, biasanya para penyedia lowongan kerja palsu memanfaatkan kondisi mereka yang bimbang dan hati yang belum terbangun akan kerasnya dunia kerja.

Penawaran Kerja Tanpa Adanya Proses Wawancara
Nah ini aneh lagi, masak iya ada rekrutmen tanpa wawancara? Bahkan untuk posisi yang tidak strategis seperti satpam, supir, pelayan, dan sebagainya aja perlu wawancara kok. Apalagi untuk posisi strategis seperti teller, akunting, pemasar, dll. Padahal wawancara itu salah satu bagian terpenting dalam proses rekrutmen, pernah denger kan banyak orang yang gagal pada tahap wawancara? Eh ini malah gak ada wawancara, enak bener cuyy, yang ada para penipu itu takut untuk bertatap muka dan menunjukkan wajahnya kepada calon korbannya, atau bisa juga karena gak bisa menyediakan tempat untuk proses wawancara kerja, haha kasian banget.

Semuanya Serba Meragukan
Ciri-ciri lowongan kerja palsu yang terakhir adalah semuanya serba meragukan, info kontak yang meragukan, nama perusahaan tidak bisa ditemukan dimesin pencari, gak punya media social, ketika ditelpon yang bicara kok komunikasinya jelek banget, lokasi usaha gak jelas bahkan tidak bisa ditemukan di Google Maps, dan hal-hal meragukan lainnya. Nah kalo banyak hal yang meragukan seperti ini, kamu benar-benar musti waspada, niatan untuk cari kerja agar dapat uang eh kok malah ditipu, nyesek banget kan kawan-kawan?

Selanjutnya: Tempat kerja online terpercaya di Indonesia.
----
Oke, itulah 7 ciri-ciri dan tanda lowongan kerja palsu yang nyata-nyata ada bertebaran dimana-mana. Semoga ulasan di atas membantu para jobseekers terhindar dari pahitnya penipuan. Salam sukses dan semoga cepat dapat pekerjaan yang diimpikan.

Sabtu, 11 Juni 2016

Tempat Kerja Online Terpercaya Di Indonesia, Terbaik dan Gratis

Tempat Kerja Online Terpercaya Di Indonesia, Terbaik dan Gratis (DISERTAI PANDUAN LENGKAP) – Halo semuanya, kali ini saya akan share mengenai tempat kerja online yang sangat terpercaya dan terbukti membayar, dijamin. Seperti yang kita ketahui bersama, di jaman modern seperti saat ini hampir semuanya udah bisa dilakukan secara online, belajar online, belanja online, cari modal online, dan tak mau kalah kerjapun bisa online.

Ada banyak sekali situs di Indonesia yang bisa kamu jadikan sebagai tempat kerja, tapi belum tentu semua situs tersebut benar-benar akan membayar kamu. Saya sendiri adalah orang yang sangat sering menggunakan jasa para pekerja online, saya sering menggunakan jasanya untuk membantuku dalam membuat konten blog seperti artikel dan gambar. Nah, kamu pun juga bisa menjadi pekerja online seperti yang saya gunakan tersebut.

Saya sangat merekomendasikan kalian untuk menggunakan situs Projects.co.id untuk menjadi seorang pekerja online (worker), selain menjadi worker kamu juga bisa menjadi owner (pemberi kerja) seperti saya ini.

Saya memang belum pernah berperan sebagai worker di sana, melainkan cuma menjadi si owner, tapi dari projects yang saya berikan kepada para pekerja online, mereka puas dengan uang yang didapatkannya, dari situ saya tahu bahwa tempat kerja online di PROJECTS benar-benar telah menyalurkan dana yang saya titipkan kepada para pekerja online yang menyelesaikan pekerjaan dari saya.

Daftar sekarang juga: Registrasi Projects.co.id dan ikuti panduannya di bawah ini.

Tempat Kerja Online Terpercaya Di Indonesia, Terbaik dan Gratis

Sistem Tempat Kerja Online di PROJECTS
Situs ini sangat bisa dipercaya karena pembayarannya dengan system titipan. Jadi semisal saya punya pekerjaan untuk membuat artikel dengan harga 200.000, maka uang 200.000 tersebut saya transfer ke rekening PROJECTS, setelah pihak mereka mengkonfirmasi bahwa uang saya telah masuk direkening mereka, maka worker baru dipersilahkan untuk mengerjakan pekerjaannya. Jadi si pemberi kerja tidak mungkin tidak membayar, dan pihak situs sudah terbukti membayarkan titipan saya ke worker. Saya sendiri kenal dengan banyak worker disana karena sering komunikasi lewat WA dan email juga, jadi saya tahu kalau pihak situs benar-benar membayar.

Dan ingat, si worker juga gak bakalan bisa nipu karena sebelum owner bilang oke atas hasil pekerjaan yang dikerjakan worker, duit tidak akan dikasihkan ke worker. Jadi di sini bener-bener aman, no tipu-tipu.

Situs ini sudah banyak sekali yang menggunakan, ini bukan situs baru tapi sudah lama, jadi bisa dipastikan professional dan terjamin. Hebatnya lagi, potongan yang diberlakukan sangat kecil, hanya 12% dari harga pekerjaan dan ini sudah termasuk pajak, setau saya inilah potongan yang paling kecil ketimbang tempat kerja online lainnya

Sebelum saya jelaskan cara-caranya untuk menghasilkan uang di tempat kerja online tersebut, silahkan daftar dulu melalui link yang saya berikan di atas agar lebih mudah mengikuti panduannya. Setelah kamu mendaftar menggunakan link di atas, saat itu juga kamu sudah bisa melakukan pekerjaan online dan/atau mempekerjakan orang secara online.

Jika kamu ingin bekerja online, maka yang harus kamu lakukan adalah sebagai berikut:

Langkah pertama, lengkapi profil kamu sedetail mungkin karena sangat penting ketika ditinjau oleh si owner, setelah profil diisi lengkap, kemudian lihat di sebelah kiri, klik tulisan “Browse Projects”, nanti akan terbuka kategori pekerjaan yang bisa kamu kerjakan. Ini sesuai dengan keahlian kamu, misalkan jika kamu suka nulis, maka pilih kategori “Writing & Translation” (Terdapat banyak sekali kategori pekerjaan yang bisa dipilih), setelah terbuka maka tinggal pilih deh mana pekerjaan yang sesuai, saran saya kamu harus mempertimbangkan banyak hal, seperti upah pekerjaan, lama durasi pekerjaan, tingkat kesulitan, dll.
Advertisement


Langkah kedua, setelah kamu menentukan mana pekerjaan yang mungkin kamu sukai, klik pekerjaan tersebut untuk membaca deskripsi pekerjaan dan ketentuan-ketentuannya, jika kamu merasa oke dengan semuanya maka klik “Place new bid” di bagian bawah, setelah terbuka halaman baru, isi bagian “Amount” dengan angka untuk memberikan penawaran, jika anggaran yang disediakan (Published Budget) oleh pemberi kerja 500.000, sebaiknya amount juga diisi sebesar 500.000, walaupun tentu saja kamu bisa menawar lebih tinggi ataupun lebih rendah, terserah kamu. Tapi ingat, pintar-pintarlah bernegosiasi dengan si pemberi kerja, kalau penawaran kamu terlalu tinggi, bisa jadi diabaikan oleh owner.

Langkah ketiga, isi bagian “Message”, nah di bagian inilah kamu wajib mempromosikan diri agar dipilih oleh pemberi kerja untuk menyelesaikan pekerjaan yang diberikan. Perlu kamu tahu, kamu harus bersaing dengan worker lainnya untuk mendapatkan pekerjaan, jadi setelah kamu melakukan penawaran (bid/biding) tidak secara otomatis akan medapatkan pekerjaan itu, di sini akan diseleksi oleh si owner tersebut.

Tips dari saya yang sering menjadi owner, saya suka ketika ada worker yang mempromosikan diri disertai bukti, misalnya pernah jadi penulis online, maka sertakan url di mana pernah menulis, beri alamat blog kamu jika punya. Dan jangan lupa, baca deskripsi dan ketentuan pekerjaan, ini sangat penting untuk mengetahui keinginan si owner. Pokoknya dalam bagian ini kamu perlu memasarkan diri tanpa berlebihan, pakai bahasa yang baik, sertakan keahlian-keahlian yang kamu punya dan prioritaskan keahlian yang berkaitan dengan pekerjaan.

Jangan pernah mengosongkan atau mengisi terlalu singkat bagian message ini agar si owner benar-benar mempertimbangkan kamu. Saya sendiri sering mengabaikan worker yang asal-asalan, bahkan di bagian message ini hanya menuliskan kalimat yang kurang bernilai, seperti “bismillah, semoga diterima”, “Halo, tolong terima tawaran saya, terimakasih”, dengan kalimat seperti itu tentu saja aku abaikan karena tidak ada waktu untuk bertanya-tanya tentang keahlian dan portofolionya.

Langkah keempat, setelah mengisi bagian message kamu pun bisa melampirkan file seperti foto, dokumen, atau yang lainnya melalui bagian attachment, tapi ini opsional. Kemudian isi bagian “captcha” untuk membuktikan bahwa kamu bukan spam, lalu klik “place new bid” di bagian paling bawah.

Setelah kamu selesai melakukan penawaran dengan langkah-langkah di atas, kamu tinggal menunggu respon dari owner. Ketika si owner merespon, segera balas dan jangan ditunda. Pekerjaan dari si owner pasti banyak yang melakukan bid (penawaran), dengan begitu owner tentu saja tidak ada banyak waktu untuk menunggu respon, daripada menunggu respon yang belum tentu fix maka lebih baik si owner mengalihkannya kepada worker lainnya. Jadi, pastikan kamu menjadi orang yang tanggap dalam membalas pesan dari owner, ini sangat berpengaruh karena saya sendiri sering meninggalkan tawaran yang menurut saya baik tapi workernya lama sekali balasnya, gak ada pilihan kecuali ditinggalkan. Kalau nanti baru balas, saya sudah terlanjur melakukan pembicaraan lanjutan dengan worker lainnya.

Tempat Kerja Online Lainnya
Sampai saat ini, saya hanya menggunakan situs PROJECTS saja, untuk tempat lainnya saya belum mencobanya, jadi saya tidak tahu secara pasti apakah bisa dipercaya atau tidak. Tapi jika kamu ingin mencobanya ya silahkan, berikut ini saya kasih beberapa tempat kerja online yang pernah saya dengar dari forum-forum:
  • Sribulancer.com
  • Freelancer.co.id
  • Serba50ribu.com
Hanya itu saja yang saya tahu tempat kerja online di Indonesia, ada yang mau menambahkan? Komen ya!

Nah, bagaimana? Mau kerja online di mana sekarang? Kerja online pasti akan sangat mudah sekali sekaligus menambah income, hebatnya lagi karena bisa dilakukan oleh siapa pun, mahasiswa, ibu rumah tangga, karyawan kantor, PNS, pokoknya semuanya bisa.

Selanjutnya: Kebiasaan kecil yang akan membuat kamu sukses.
----
Oke ya, itu saja ulasan tentang tempat kerja online terpercaya di Indonesia. Semoga ulasan di atas bermanfaat. Salam sukses.

Rabu, 10 Februari 2016

4 Tips Mengatasi Lingkungan Kerja yang Tidak Nyaman

4 Tips Mengatasi Lingkungan Kerja yang Tidak Nyaman – Kamu memilih tempat kerja pasti memiliki harapan bahwa tempat kerja tersebut memiliki lingkungan kerja yang baik dan nyaman, orang-orang yang ramah dan bersahabat, bos yang baik dan pengertian, serta segala hal yang menyenangkan bagi kamu. Tapi mau bagaimana lagi, harapan sering sekali berlawanan dari kenyataannya, berada di lingkungan kerja yang tak nyaman merupakan masalah besar, yang paling parah adalah bisa menurunkan semangat dan etos kerja kamu.

Mau bertahan di tempat kerja, namun hati berkata tidak, mau pindah tapi kok cari tempat kerja lain sulit sekali. Semuanya jadi membingungkan, tarik ulur hati dan pikiran pun dimulai. Akan semakin membingunkan dan membuat kamu ragu-ragu jika tempat kerja lamamu memberikan gaji yang besar dan jenjang karir yang bagus.

Gaji besar, jenjang karir bagus, tapi lingkungan kerja tak nyaman, apa yang akan kamu lakukan? Bertahan atau menyerah dan pergi? Jangan buru-buru untuk pergi dari tempat kerja kamu, berjuang dulu agar kamu bisa bertahan dan menghadapi situasi lingkungan kerja yang tak nyaman tersebut, pergi merupakan solusi terakhir bagi kamu.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi lingkungan kerja yang tidak nyaman tersebut? Hmmn, berkaitan dengan hal itu, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan, di antaranya adalah sebagai berikut:

Sebelumnya, baca juga: Cara membangun kerjasama tim yang kompak.

4 Tips Mengatasi Lingkungan Kerja yang Tidak Nyaman

Pertama, Ketahui Dengan Pasti Apa Yang Membuat Tidak Nyaman
Sebelum melakukan tindakan lanjutan, kamu memang seharusnya sudah tahu dengan pasti kenapa kamu merasa tidak nyaman, kalau yang membuat kamu tidak nyaman adalah karena sikap orang lain terhadap kamu, ketahui juga kenapa mereka bersikap demikian kepada kamu, mungkin saja ada sesuatu dari diri kamu yang perlu dibenahi. Jika memang demikian, kamu tak harus malu untuk berkomunikasi dengan mereka atau setidaknya dengan salah satu dari mereka, apa yang perlu dibenahi dari diri kamu?

Tapi jika penyebabnya adalah kebalikannya, kamu tidak nyaman karena sikap mereka yang perlu dibenahi, dalam hal ini kamu perlu beradaptasi pada lingkungan yang tepat. Apakah sikap mereka itu memang budaya perusahaan, sikap individual, sikap positif atau negative? Kamu perlu tahu kenapa sikap mereka seperti itu. Saya yakin, tidak semua orang memiliki sikap yang sama, sehingga kamu harus pintar-pintar beradaptasi dengan sikap yang beraneka macam seperti itu.

Komunikasi sangatlah penting, jangan ragu-ragu untuk membangun komunikasi yang baik dengan mereka, sebagai makhluk sosial kamu memang seharusnya bersosialisasi dengan baik kepada semua pihak yang ada di perusahaan di mana kamu bekerja.
Advertisement


Berpikir Positif dan Tetap Berprestasi
Hati dan pikiran harus kamu seimbangkan. Semuanya akan tidak ada apa-apanya jika kamu mampu berpikiran positif, menjernihkan hati, dan bersikap tenang. Jika kamu bersikap baik namun ada yang tidak suka dan berbuat tak menyenangkan, berekasi acuh tak acuh kadang terasa sangat efektif sekali. Pikirkan saja hal-hal yang positif untuk menghadapi situasi yang tidak menyenangkan, tidak nyaman, dan situasi yang membosankan. Yang jelas, janganlah kamu terprovokasi, mengabaikan dan tetap melanjutkan aktivitas adalah pilihan yang tepat.

Kamu pernah dengar kalimat ini “menjadi sukses adalah balas dendam yang paling menyenangkan”, benar sekali dan secara pribadi saya sangat setuju dengan kalimat di atas. Balas dendam yang dimaksud bukan berarti membuat mereka menderita, membalas kejahatan dan perilaku mereka, tapi kamu hanya perlu mengubah pandangan mereka terhadap kamu. Berprestasi adalah cara paling ampuh untuk mencapai hal tersebut.

Enggak harus prestasi yang tinggi, prestasi sederhana pun sudah cukup, misalnya berkinerja dengan baik, menyelesaikan tugas dengan mengesankan, melampaui target, dan sebagainya. Lebih hebat lagi jika kamu terpilih sebagai karyawan terbaik di perusahaan di mana kamu kerja, apalagi jika kamu bisa naik jabatan, bukankah itu sangat luar biasa?

Bersenang-senanglah Agar Semangat Kamu Tetap Terjaga
Kalau kamu sudah merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerja, stop jangan bawa-bawa perasaaan tidak nyaman tersebut ke lingkungan lainnya, apalagi jika kamu malah terbawa perasaan tersebut hingga menyebabkan keluarga, pacar, atau orang lain di luar lingkungan kerja ikut merasakan ketidaknyamanan. Cukup di lingkungan kerja saja, dan bersenang-senanglah di lingkungan lainnya.
Bersenang-senang akan sejenak melupakan permasalahan yang sedang kamu hadapi, bisa jadi dengan kegiatan menyenangkan yang kamu lakukan, kamu malah akan menemukan solusi untuk mengatasi masalah kamu tersebut.

Janganlah kamu galau dan berlarut-larut memikirkan masalah pekerjaan, jangan jadikan masalah pekerjaan sebagai alasan akan hancurnya kehidupan sosialmu. Dengan begitu semangat kamu akan tetap terjaga, ketika waktunya kerja pun kamu memiliki memori menyenangkan yang bisa membuat kamu tersenyum, alhasil rasa ketidaknyamanan bekerja juga akan berkurang.

Waktunya Memutuskan, Bertahan Atau Pergi?
Bertahan atau pergi adalah mutlak hak kamu, jika kamu sudah melakukan segala hal namun situasi dan kondisi tidak berubah, kamu boleh mengundurkan diri dari perusahaan di mana kamu bekerja. Tapi yang perlu selalu kamu ingat agar tidak ada penyesalan dikemudian hari, tempat baru tidak selalu lebih baik dari tempat lama. Jaminan apa yang bisa kamu gunakan bahwa tempat kerja baru yang akan kamu pilih lebih baik dari tempat kerja lamamu?

Walaupun kamu sudah berusaha keras untuk memperbaiki namun tetap tidak berubah, cobalah sedikit lagi untuk tidak terburu-buru mengundurkan diri, pertimbangkan lagi dengan matang. Kalau pun harus pergi, sebisa mungkin pergi ke tempat yang bisa menjamin kenyamanan kamu kelak, dalam hal ini kamu bisa tanya ke teman-teman dekatmu, keluarga, atau siapapun yang kamu percaya.

Selanjutnya: Cara mengatasi karyawan yang malas, bandel, dan sulit diatur.
----
Oke ya, itulah 4 tips mengatasi lingkungan kerja yang tidak nyaman yang dapat saya berikan. Semoga tips di atas bermanfaat dan membantu kamu memecahkan permasalahan yang sedang kamu hadapi di tempat kerja. Thanks.

Selasa, 19 Januari 2016

Negosiasi Gaji Untuk Fresh Graduates? Begini Caranya

Negosiasi Gaji Untuk Fresh Graduates? Begini Caranya – Kuliah sudah selesai, ada yang fokus ke bisnisnya ada pula yang fokus cari pekerjaan. Semuanya baik, ada kurang dan ada lebih untuk masing-masingnya. Kalau anda lebih menyukai menjadi karyawan, saat ini pasti anda sedang dipusingkan dengan pekerjaan, cari kerja di mana nih? Gaji di sana berapa ya? Di mana nih yang gajinya gedhe? Macem-macem deh pikirannya, dan itu wajar banget bagi fresh graduate seperti anda. Impikanlah pekerjaan seperti impian anda selama ini, yang penting masih logis dan sesuai dengan tingkatan anda saat ini sebagai fresh graduate. Dalam dunia karir, yang sering menjadi fokus utamanya adalah di mana dan berapa, di mana kerjanya dan berapa gajinya?

Kalau masalah di mana kerjanya? Anda dengan mudah bisa mengaturnya tergantung minat anda, apakah di kota asal? Atau mau merantau? Di semua kota saat ini memiliki peluang kerja yang bagus, walaupun kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya masih menjadi primadona. Tapi yang akan kita bahas saat ini bukan masalah di mana anda bekerja, namun lebih fokus ke bagaimana anda bernegosiasi gaji sebagai fresh graduate.

Dengan perbandingan proporsional sesuai bidang kerjanya, hampir tidak mungkin gaji fresh graduate lebih besar dari senior-seniornya, akan butuh waktu untuk sejajar atau mencapai level gaji tersebut, itu sudah wajar dan anda harus paham akan hal tersebut. Setiap perusahaan mungkin memiliki standar gaji yang berbeda-beda, tapi bukan berarti anda otomatis akan ikut standar tersebut. Gaji anda bisa lebih bisa kurang dari standar perusahaan, di sini lah anda harus pintar-pintar bernegosiasi gaji!

Agar gaji anda sesuai dengan standar perusahaan atau standar profesi, anda harus memiliki strategi negosiasi yang tepat ketika wawancara. Permintaan gaji yang terlalu tinggi, menyebabkan perusahaan enggan mengajak anda untuk bergabung, sebaliknya jika anda meminta gaji terlalu rendah, mungkin akan ada penyesalan di kemudian hari. Nah, inilah kenapa anda harus tahu bagaimana negosiasi gaji bagi fresh graduate. Lalu apa solusinya? Untuk negosiasi agar mendapatkan gaji terbaik bagi fresh graduate, anda dapat melakukan beberapa cara berikut ini:

Sebelumnya, baca juga: Bisnis yang cocok untuk mahasiswa dan pelajar.

Negosiasi Gaji Untuk Fresh Graduates? Begini Caranya
Cari Data Sebanyak-banyaknya
Sebelum anda datang melakukan wawancara, anda wajib mengetahui standar gaji yang sesuai dengan profesi. Dalam hal ini anda perlu melakukan riset, sesuaikan dengan fresh graduate jenjang pendidikan anda (S1, D3, D1…) dan jurusan anda (Akuntansi, Manajemen, Pertambangan, Ilmu computer, dsb), serta sesuaikan dengan posisi yang anda incar. Hal ini sangat berguna sebagai referensi ketika anda melakukan negosiasi nantinya.

Ada banyak cara ketika anda ingin mencari data gaji, yang paling mudah adalah dengan memanfaatkan internet. Anda bisa searching di mesin pencari seperti Google, Yahoo, atau Bing, atau bisa juga anda langsung mengakses website-website yang menyediakan informasi gaji, saat ini banyak sekali wensite semacam itu. Kalau anda ingin data gaji yang lebih akurat, anda bisa cari data di lembaga-lembaga resmi seperti di Universitas anda, ikatan alumni, atau asosiasi profesi.

Jangan Pernah Bilang “Terserah”
Mungkin anda ingin terlihat polos atau penurut dengan bilang “terserah pak/bu saya mau digaji berapapun”. Tapi sebenarnya kata tersebut sungguh terlarang anda ucapkan ketika negosiasi gaji. Pertama, bagaimana jika gaji yang ditawarkan si interviewer jauh dibawah standar? Walaupun anda fresh graduate yang mungkin ingin mencari pengalaman, tapi jika gaji jauh dari standar, apa anda masih ingin menerimanya? Ini adalah masa depan anda, sebisanya hindari berkata “terserah”.
Advertisement


Kedua, dengan anda mengatakan “terserah”, interviewer akan menilai anda seseorang yang memiliki kepercayaan diri kurang, atau bisa juga anda akan dinilai sebagai seseorang yang tidak memiliki pendirian dan standar untuk diri anda sendiri. Sebagai pengingat saja, perusahaan yang baik tidak akan pernah merekrut karyawan lembek yang mengatakan kata “terserah”.

Jangan lewatkan: Ciri-ciri lowongan kerja palsu, hati-hati penipuan.

Hindari Menyebut “Jumlah” Terlebih Dahulu
Sebelumnya anda memang sudah mencari data mengenai gaji yang cocok bagi fresh graduate seperti anda. Tapi ketika anda ditanya “kamu mau gaji berapa?”, anda tak perlu menjawabnya dengan suatu jumlah terlebih dahulu, biarkan si interviewer menawarkan angka kepada anda terlebih dahulu. Jika anda menyebut jumlah gaji terlebih dahulu, dan ternyata gaji yang anda minta tersebut dibawah perkiraan si interviewer, maka mereka umumnya akan diam dan langsung menyetujuinya.

Berikut beberapa bentuk percakapan yang dapat menghindari penyebutan angka terlebih dahulu yang saya kutip dari jobsdb.com [1] :

Berapa gaji terakhirmu? “Sebelum ini saya belum pernah bekerja (atau “Job desc pekerjaan baru ini berbeda dari pekerjaan lama saya” kalau kamu sudah pernah bekerja). Mungkin Bapak/Ibu bisa menyebutkan range gaji yang ditawarkan berdasarkan penilaian Bapak/Ibu setelah wawancara dan membaca CV saya?”

Berapa gaji yang kamu harapkan? “Saya tertarik melamar di perusahaan ini untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion saya. Oleh karena itu, saya yakin gaji yang diberikan perusahaan akan sesuai dengan range gaji untuk posisi ini.”

Saya harus tahu berapa gaji yang kamu minta, supaya bisa memberimu penawaran. Bisakah kamu memberikan rentang gaji? “Saya menghargai jika Bapak/Ibu memberikan penawaran berdasarkan gaji yang diberikan untuk posisi ini, jadi kita bisa mulai tawar-menawar dari sana.”

Mengapa kamu tidak mau menyebutkan gaji yang diinginkan? “Saya rasa Bapak/Ibu yang mengetahui berapa sebaiknya gaji untuk posisi ini dan hal itu adalah informasi yang penting untuk saya ketahui.”

Kemukakan Alasan yang Tepat Atas Permintaan Gaji Anda
Kalau kamu sudah ditawari gaji dengan jumlah tertentu dan ternyata di bawah standar dan ekspektasimu, sudah tentu anda tak boleh langsung menerimanya. Anda harus berdiskusi dan melakukan tawaran untuk menaikkan gaji sesuai dengan standar, dalam hal ini anda harus mengungkapkan alasan-alasan yang baik dan terkesan professional.

Anda bisa menggunakan hasil riset data gaji sebagai alasannya, atau bisa juga anda menggunakan perhitungan-perhitungan sebagai alasannya, misalkan perhitungan kebutuhan makan, transportasi, inflasi, tabungan, dan sebagainya.

Fleksibilitas Dalam Bernegosiasi
Negosiasi gaji bukanlah perang antara kamu dan interviewer, artinya permintaan gaji yang anda ajukan tidak harus anda menangkan, ada kalanya anda harus menunjukkan sikap fleksibilitas jika komponen lain dapat menunjang kurangnya gaji, misalnya uang lembur, komisi, hari libur, pengembangan SDM, bonus tahunan, fasilitas-fasilitas pribadi, tunjangan asuransi, dan banyak lagi.

Sekiranya anda merasa bahwa perusahaan tidak dapat memberikan gaji seperti yang anda inginkan, diskusikanlah komponen-komponen lain tersebut, jangan hanya fokus kepada gaji bulanan saja. Apalagi anda sebagai fresh graduate, pengembanagn SDM mungkin akan bermanfaat sekali.

Akhirnya, setelah segala upaya anda lakukan untuk negosiasi gaji, kini saatnya anda memberikan keputusan, terima atau tolak? Jika anda menolak karena permintaan gaji yang tidak bisa dipenuhi oleh perusahaan dan komponen lain yang tidak mendukung, tetap bersikap positif serta hargai tawaran yang mereka berikan.

Selanjutnya: Tips mengatasi lingkungan kerja yang tidak nyaman.
----
Referensi:
[1] http://id.jobsdb.com/id-id/articles/negosiasi-gaji-fresh-graduate

Itulah beberapa cara negosiasi gaji untuk fresh graduates yang bisa anda coba agar gaji anda layak dan tidak ada penyesalan di kemudian hari. Semoga beruntung. Thanks.